Lonjakan Penumpung Kereta Api di Jawa Timur Capai Puluhan Ribu Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

- Kamis, 14 Mei 2026 | 08:50 WIB
Lonjakan Penumpung Kereta Api di Jawa Timur Capai Puluhan Ribu Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
PARADAPOS.COM - Lonjakan penumpang kereta api terjadi di sejumlah stasiun wilayah Jawa Timur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus dan akhir pekan hingga 17 Mei mendatang. PT KAI Daop 9 Jember dan Daop 7 Madiun mencatat puluhan ribu tiket telah terjual, dengan rute favorit mencakup Banyuwangi, Surabaya, Yogyakarta, hingga Jakarta. Fenomena ini menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk bepergian.

Peningkatan Signifikan di Berbagai Stasiun

Data dari PT KAI menunjukkan bahwa permintaan tiker melonjak tajam sejak beberapa hari sebelum libur dimulai. Di Daop 9 Jember, misalnya, tercatat lebih dari 20.000 tiker telah dipesan untuk keberangkatan pada periode puncak. Sementara itu, Daop 7 Madiun juga melaporkan angka yang tak kalah tinggi, dengan ribuan penumpang memadati stasiun-stasiun utama seperti Stasiun Madiun dan Stasiun Ngawi. Para petugas di lapangan mengaku kewalahan namun tetap berupaya maksimal melayani antrean panjang calon penumpang. Suasana di ruang tunggu stasiun terlihat ramai sejak pagi hari, dengan banyak keluarga membawa koper dan tas besar. “Kami sudah menyiapkan personel tambahan untuk mengatur arus penumpang dan memastikan protokol keselamatan tetap berjalan,” ujar salah satu petugas humas di stasiun.

Tujuan Favorit dan Tren Perjalanan

Rute menuju Banyuwangi menjadi primadona, terutama bagi wisatawan yang hendak menikmati liburan di kawasan Banyuwangi dan sekitarnya. Surabaya dan Yogyakarta juga tak kalah diminati, baik untuk tujuan bisnis maupun rekreasi. Sementara itu, Jakarta tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang memiliki urusan keluarga atau pekerjaan di ibu kota. “Kami melihat tren peningkatan penumpang yang cukup signifikan dibandingkan libur panjang sebelumnya,” jelas seorang analis perkeretaapian. “Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya pada moda transportasi kereta api sebagai pilihan yang nyaman dan tepat waktu.”

Antisipasi dan Imbauan bagi Penumpang

PT KAI mengimbau para penumpang untuk tiba di stasiun setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan guna menghindari keterlambatan. Pihaknya juga mengingatkan agar penumpang tidak membawa barang berbahaya atau melebihi batas bagasi yang ditentukan. Di sisi lain, petugas kebersihan dan keamanan terus berjaga untuk memastikan kenyamanan selama perjalanan. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, terutama di momen libur panjang seperti ini,” ungkap seorang manajer operasional di stasiun. Lonjakan ini diperkirakan akan berlangsung hingga akhir pekan, dengan puncak arus balik diprediksi terjadi pada 17 Mei. Masyarakat diimbau untuk memantau jadwal secara berkala dan memesan tiket jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tempat duduk.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar