Harga Emas Antam Terkoreksi, BPNT Tahap Kedua Cair, dan IHSG Menguat Jadi Sorotan Ekonomi Pekan Ini

- Minggu, 24 Mei 2026 | 02:50 WIB
Harga Emas Antam Terkoreksi, BPNT Tahap Kedua Cair, dan IHSG Menguat Jadi Sorotan Ekonomi Pekan Ini
PARADAPOS.COM - Sepanjang pekan ini, sederet peristiwa ekonomi menyita perhatian publik. Mulai dari fluktuasi harga emas Antam, penyaluran bantuan sosial tahap kedua, hingga optimisme Menteri Keuangan terhadap penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi topik utama yang ramai diperbincangkan. Berikut rangkuman lima berita pilihan yang layak Anda simak.

Harga Emas Antam Terkoreksi, Harga Buyback Ikut Turun

Pada perdagangan Senin pagi, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) tercatat melemah. Dibandingkan perdagangan sebelumnya, harga emas Antam turun Rp5.000 menjadi Rp2.764.000 per gram. Koreksi ini juga diikuti oleh penurunan harga buyback atau harga jual kembali emas yang merosot hingga Rp7.000 per gram. Penurunan ini menjadi sinyal bagi investor untuk lebih mencermati pergerakan pasar logam mulia.

Cara Mudah Cek Status Penerima BPNT Rp600 Ribu

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua untuk periode Mei 2026. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak mendapatkan bantuan senilai Rp600 ribu. Bagi warga yang terdaftar, pengecekan status pencairan kini bisa dilakukan secara mandiri hanya melalui gawai. Prosedurnya cukup sederhana dan bisa diakses kapan saja, tanpa perlu datang ke kantor kelurahan atau pendamping sosial.

Menkeu Purbaya Siap Efisiensi Anggaran Program MBG

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan melakukan efisiensi terhadap alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk memastikan tata kelola keuangan negara berjalan lebih tepat sasaran ke depannya. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah sorotan publik terhadap efektivitas program prioritas pemerintah tersebut.

Optimisme Menkeu: IHSG Diprediksi Bangkit Kembali

Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali menunjukkan tren positif. Menurutnya, hal itu baru akan terjadi setelah para investor mampu memahami dampak dari pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus yang menangani sektor ekspor. Keyakinan ini muncul di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.

IHSG Ditutup Hijau, Menguat 1,10 Persen ke Level 6.162

Pada akhir pekan lalu, IHSG berhasil mencatatkan kinerja perkasa. Indeks ditutup menguat 1,10 persen ke posisi 6.162. Sejumlah sentimen positif dari dalam dan luar negeri disebut menjadi motor penggerak di balik penguatan ini, memberikan angin segar bagi pelaku pasar yang sempat cemas dengan pelemahan sebelumnya.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar