Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik terhadap Polri Capai 82,4 Persen

- Senin, 29 Juni 2026 | 04:50 WIB
Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik terhadap Polri Capai 82,4 Persen
PARADAPOS.COM - Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, menyambut positif hasil survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Survei yang dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden di 38 provinsi pada 9–18 April 2026 ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Rajiv menilai capaian tersebut merupakan bentuk pengakuan masyarakat atas kerja nyata institusi kepolisian dalam pelayanan, keamanan, dan penegakan hukum.

Apresiasi di Tengah Kewaspadaan

Meski menyambut baik hasil survei, Rajiv mengingatkan bahwa angka kepercayaan yang tinggi bukanlah alasan untuk berpuas diri. Ia menekankan pentingnya menjaga momentum ini dengan terus berbenah. “Kepercayaan publik yang mencapai 82,4 persen merupakan cerminan pengakuan masyarakat atas kerja nyata Polri dalam memberikan pelayanan, menjaga keamanan, dan menegakkan hukum,” ujar Rajiv dalam keterangannya, Senin (29/6/2026). Pernyataan itu ia sampaikan di tengah sorotan publik terhadap kinerja aparat. Rajiv menegaskan bahwa kepercayaan adalah amanah yang harus dijaga dengan kerja keras. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga. Polri tidak boleh cepat berpuas diri, tetapi harus terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta menghadirkan pelayanan yang semakin humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Keamanan sebagai Fondasi Pembangunan

Rajiv yang membidangi sektor pertanian, ketahanan pangan, perkebunan, kehutanan, kelautan, dan perikanan menilai stabilitas keamanan memiliki peran strategis. Menurutnya, situasi yang kondusif menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program pembangunan nasional. “Keamanan yang kondusif menjadi fondasi penting bagi keberhasilan berbagai program pembangunan. Masyarakat dapat bekerja dengan tenang, petani dan nelayan dapat berproduksi dengan baik, serta investasi dan pembangunan di daerah dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya. Ia juga mendorong Polri untuk terus membuka ruang evaluasi dan menerima masukan dari masyarakat. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik yang sudah terbangun. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota Polri atas capaian ini. Semoga menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan institusi kepolisian yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat,” tutupnya.

Metodologi Survei dan Temuan Utama

Survei Litbang Kompas yang dirilis pada Jumat (26/6/2026) menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat dengan margin of error 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Hasilnya menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polri naik menjadi 82,4 persen. Citra kelembagaan Polri juga meningkat signifikan menjadi 71,5 persen, naik dari 64,4 persen pada tahun sebelumnya. Litbang Kompas juga mencatat skor kinerja profesionalitas Polri naik dari 7,76 menjadi 8,37. Angka ini diperoleh dari rata-rata indeks 20 aspek yang dinilai oleh responden yang pernah berhubungan langsung dengan Polri, seperti pengurusan dokumen. Selain itu, 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan di kantor polisi kini terasa lebih nyaman. Peningkatan ini menempatkan Polri di jajaran lima institusi negara dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi. Bahkan, dibandingkan lembaga penegak hukum lain seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan KPK, Polri mencatatkan skor kepercayaan yang relatif paling tinggi.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar