PARADAPOS.COM - Presiden Iran Ebrahim Raisi dipastikan meninggal setelah helikopter yang ditumpanginya jatuh di daerah pegunungan di barat laut Iran, menurut laporan.
Presiden Raisi, 63 tahun, yang dipandang sebagai calon terdepan untuk menggantikan Ayatollah Ali Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, sedang melakukan perjalanan setelah berkunjung ke perbatasan dengan Azerbaijan ketika helikopter tersebut jatuh.
Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian, gubernur provinsi Azerbaijan Timur dan pejabat lainnya juga dikatakan berada di dalam helikopter tersebut ketika kecelakaan itu, yang awalnya digambarkan sebagai "pendaratan keras", terjadi di tengah kabut pada hari Minggu.
Kepala staf tentara Iran telah memerintahkan semua sumber daya militer dan pasukan elit Garda Revolusi untuk digunakan dalam operasi pencarian dan penyelamatan, yang terhambat oleh cuaca buruk.
Sumber: sky
Artikel Terkait
Bank Capital Berangkatkan 50 Nasabah Prapensiun dan Pensiun untuk Umrah ke Tanah Suci
Pantai Oesina di Kupang: Pesona Pasir Putih, Jejak Sejarah Saudagar China, hingga Pusat Budidaya Rumput Laut
Pemerintah Prioritaskan Insentif Mobil Listrik untuk Merek Nasional, Definisi dan Jadwal Masih Digodok
Menteri Pertanian Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Meski Sejumlah Daerah Alami Kekeringan Akibat El Nino