Atap Lapangan Padel Villa Meruya Roboh! Ini Penyebab dan Tindakan Pihak Berwajib

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 01:35 WIB
Atap Lapangan Padel Villa Meruya Roboh! Ini Penyebab dan Tindakan Pihak Berwajib
Atap Lapangan Padel di Taman Villa Meruya Roboh: Penyebab dan Tindakan Lanjutan

Atap Lapangan Padel di Taman Villa Meruya Roboh Diterjang Hujan dan Angin

Jakarta Barat diguncang insiden struktural ketika atap lapangan padel dan tenis di kawasan Taman Villa Meruya, Kembangan, roboh pada hari Minggu (26/10). Kejadian ini langsung menarik perhatian pihak berwenang. Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Barat menyatakan bahwa penyebab robohnya atap adalah karena adanya bagian struktur bangunan yang tidak kuat menahan beban dari hujan yang sangat deras disertai angin kencang.

Penyebab Robohnya Atap Lapangan Padel

Kepala Suku Dinas Citata Jakarta Barat, Heru Sunawan, mengonfirmasi analisis awal timnya. "Dari hasil pengecekan awal, diperkirakan terdapat bagian-bagian yang kurang dapat menahan beban kekuatan hujan yang sangat lebat dan angin kencang," jelas Heru seperti dilansir dari Antara, Rabu (29/10/2025). Ia menegaskan bahwa kombinasi cuaca ekstrem itulah yang menjadi pemicu utama ambruknya struktur atap tersebut.

Aktivitas Dihentikan Sementara Menunggu Kajian Ahli

Merespons insiden ini, Sudin Citata Jakbar telah mengambil langkah tegas. Seluruh aktivitas operasional di lapangan padel tersebut dihentikan. Tidak hanya operasional, proses rekonstruksi untuk memperbaiki kerusakan juga dihentikan total untuk sementara waktu. Penghentian ini menunggu hasil kajian mendalam dari Tim Profesi Ahli yang akan menilai ulang keamanan dan integritas struktur bangunan.

Heru menambahkan, "Telah kita arahkan juga untuk menghentikan aktivitas rekonstruksi dan operasional sebelum memperoleh kajian yang telah dinilai kembali oleh Tim Profesi Ahli." Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Investigasi Lanjutan untuk Rekonstruksi yang Aman

Pihak Suku Dinas tidak berhenti di situ. Mereka juga meminta kajian teknis yang lebih mendalam dari pelaksana konstruksi awal. Investigasi lanjutan akan segera dilakukan bersama tim ahli yang berkompeten untuk mendapatkan akar masalah yang akurat. "Segera akan dilakukan pengecekan lanjutan bersama Tim Profesi Ahli yang memiliki kapasitas guna memperoleh hasil yang lebih akurat dalam upaya perbaikan pada tahapan rekonstruksi ke depan," pungkas Heru.

Respons dan Pengawasan dari Pemerintah Kota

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, turut memberikan pernyataan mengenai insiden ini. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya melalui Sudin Citata telah melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi kejadian. Uus juga menegaskan bahwa sebagai pihak yang mengeluarkan izin operasional, Pemkot Jakbar akan melakukan investigasi menyeluruh. "Jadi kami cek gimana bisa seperti itu, sehingga ke depan jangan sampai terulang kembali," kata Uus. Ia menyatakan bahwa pengawasan terhadap aset olahraga milik swasta ini telah dilakukan secara rutin selama hampir satu tahun operasionalnya.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar