Polisi Selidiki Pria yang Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Penjaringan, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:25 WIB
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Penjaringan, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan
PARADAPOS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria melakukan tindakan pelecehan terhadap seekor anjing di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial. Polisi dari Polsek Penjaringan langsung turun tangan dan saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku.

Kronologi Kejadian di Sebuah Kafe

Dalam rekaman yang beredar luas, peristiwa itu disebut terjadi di sebuah kafe di Penjaringan. Pelaku, yang merupakan seorang pengunjung, awalnya terlihat bermain dengan anjing milik pengunjung lain. Namun, situasi berubah ketika pria tersebut diduga mengeluarkan kemaluannya di depan hewan itu dan melakukan perbuatan tidak senonoh yang mengarah pada pelecehan. Pemilik anjing yang mengetahui kejadian itu langsung bereaksi. Ia mendatangi pria tersebut dan membawanya ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pemeriksaan Pelaku dan Tes Kejiwaan

Kapolsek Penjaringan, AKBP Agta Wijaya, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memeriksa pria tersebut. Proses hukum pun tengah berjalan. “Sudah diperiksa, lagi proses pemberkasan. Kemudian, ada keterangan ahli juga, lagi dilengkapi. Ini kan korbannya hewan, jadi ada pemeriksaan oleh dokter hewan terkait kondisi hewan tersebut,” kata Agta, Sabtu (13/6/2026). Saat ditanya mengenai motif pelaku, Agta mengaku belum bisa membeberkannya. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan dokter untuk melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku. "Kalau status pelaku, kan baru kemarin pas kejadian itu langsung kita periksa yang bersangkutan, nanti juga mungkin ada rekomendasi pemeriksaan kejiwaan," ujarnya.

Proses Hukum Masih Berjalan

Agta menambahkan, pihaknya akan segera menggelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya. Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut dan melengkapi berbagai berkas. “Belum bisa kita simpulkan. Kita main pemberkasan dulu, persiapan naik sidik. Nanti mungkin kalau ada unsur pidananya, terlepas ada terkait masalah kejiwaannya, kalau memang bisa naik tersangka kita akan proses lebih lanjut. Kalau kita simpulkan sekarang, kita masih butuh hasil kejiwaan, pemeriksaan korban hewan, dan lainnya,” katanya. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dokter hewan untuk mengetahui kondisi anjing yang menjadi korban. Sementara itu, publik menunggu kepastian hukum dari kasus yang memicu keresahan ini.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler