Kolaborasi antara Gigi Dall'Igna dan Marc Marquez dinilai sebagai kombinasi sempurna antara inovasi teknis dan mental juara. Dall'Igna bukan hanya insinyur brilian tetapi juga memahami karakter setiap pembalap untuk optimalkan performa motor.
"Gigi sangat terobsesi dengan pekerjaannya, dan Márquez telah membawa pekerjaan itu ke level ekstrem yang bahkan tidak terbayangkan sebelumnya," jelas Pecino.
Dominasi Ducati di MotoGP Terus Berlanjut
Gelar juara dunia Marquez bersama Ducati membuktikan keberhasilan proyek besar Dall'Igna. Setelah sukses mengantarkan Francesco Bagnaia menjadi juara dunia dua kali berturut-turut, kini Marquez membuktikan motor Ducati mampu menyesuaikan dengan gaya balap agresifnya.
Kesuksesan ini memperkuat dominasi Ducati di MotoGP beberapa tahun terakhir. Kombinasi teknologi canggih, pengembangan konstan, dan kerja sama solid antara pembalap dengan tim teknis menjadikan Ducati kekuatan yang sulit ditandingi.
Penyelesaian Musim MotoGP 2025
Seri MotoGP 2025 masih menyisakan dua ronde terakhir di Portugal (7-9 November) dan Valencia (14-16 November 2025). Meski Marquez absen karena pemulihan cedera, posisinya di klasemen sudah tidak dapat terkejar.
Keberhasilan Marquez bersama Gigi Dall'Igna membuktikan efektivitas strategi dan visi jangka panjang Ducati. Dengan kerja sama solid antara pembalap dan teknisi, Ducati kembali menegaskan statusnya sebagai tim paling dominan di MotoGP era modern.
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Dituntut Bek Ulsan: Fakta Tamparan & Pengakuan Jung Seung-hyun
Erick Thohir Resmi Kuasai 100% Saham Oxford United: Dampak bagi Manajemen dan Masa Depan Pemain Indonesia
Keributan Dillon Danis vs Tim Khabib Pecah di UFC 322: Abubakar Terlibat Ricuh
Persib Bandung Vs Selangor FC: Modal 5 Kemenangan Beruntun untuk ACL Two 2025