SBY Peringatkan Ancaman Perang Dunia III dan Serukan Aksi Darurat Global
Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyatakan kecemasan mendalam terhadap arah perkembangan geopolitik dunia yang semakin memanas. Mantan presiden yang dikenal dengan pengamatannya yang tajam ini memperingatkan bahwa situasi global saat ini memiliki kemiripan yang mengkhawatirkan dengan kondisi menjelang terjadinya Perang Dunia I dan II.
Tanda-Tanda Menuju Konflik Global Besar
SBY mengidentifikasi sejumlah tanda bahaya yang kian nyata. Tanda-tanda itu antara lain munculnya pemimpin-pemimpin dengan kebijakan agresif, pembentukan blok-blok negara yang saling berhadapan, serta penguatan kekuatan militer dan persiapan ekonomi perang secara masif oleh berbagai negara.
Melalui akun media sosial resminya, SBY mengungkapkan kegelisahannya. Terus terang saya khawatir. Cemas dan khawatir kalau sesuatu yang buruk akan terjadi. Cemas kalau dunia mengalami prahara besar. Apalagi kalau prahara besar itu adalah Perang Dunia Ketiga,
tulisnya.
Ancaman Perang Nuklir dan Kehancuran Total
Kekhawatiran terbesar SBY adalah eskalasi konflik yang berujung pada penggunaan senjata nuklir. Ia mengutip berbagai studi yang memprediksi korban jiwa bisa mencapai lebih dari lima miliar orang dalam skenario terburuk. Tidak ada peradaban yang tersisa dan musnahnya harapan manusia,
tegasnya mengenai dampak perang nuklir.
Artikel Terkait
Gerakan Rakyat Deklarasi Dukung Anies Baswedan Capres, Target Jadi Partai Politik 2026
Polemik Ijazah Jokowi 2026: Sidang Terbaru, Saksi Kunci, dan Misteri Perubahan Sikap Eggi Sudjana
Gibran Tanggapi Roasting Pandji di Mens Rea: Lucu, Saya Bangga Jadi Nomor Satu Netflix
Desakan Mundur Meutya Hafid dari Menkomdigi Gagal Berantas Judi Online