Sementara itu, data elektabilitas tersebut masih menyisakan angka undecided voters sebanyak 5,3 persen.
Dari angka data di atas, Muslimin menyebut bahwa peluang Pilpres 2024 dua putaran masih sangat terbuka lebar. Sebab, hingga sampai survei dilakukan Puspoll, belum ada Capres-Cawapres yang menyentuh angka 50 persen plus 1.
“Di antara 3 pasangan ini belum ada yang mencapai 50 1 persen. Artinya, pemilu 14 Februari nanti kemungkinan akan dilakukan 2 putaran,” ujarnya.
Baca Juga: Survei: Ganjar Ungguli Anies pada Pemilih Berpendidikan Tinggi
Survei Puspoll Indonesia dilakukan dalam rentang waktu tanggal 11-18 Desember 2023 dengan menggunakan metodologi multi stage random sampling dan melibatkan 1.220 responden. Hasilnya, margin of error (MoE) sebesar 2,83 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
“Survei ini dilakukan dengan tatap muka, surveyor kami turun langsung mewawancarai 1.220 responden,” ujarnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suarakarya.id
Artikel Terkait
Analisis Lengkap: Makna Tersembunyi Dukungan Jokowi ke Prabowo-Gibran 2 Periode & Skenario 2029
Partai Demokrat Netral: Fokus Dukung Program Prabowo-Gibran, Tolak Politik Warisan Jokowi
KKN Jokowi di UGM 1985: Koordinator Klaim Tidak Kenal Nama Joko Widodo
Rocky Gerung Kritik Sumbangan Rp17 Triliun ke AS vs Tragedi Anak SD di NTT