Menurut Fitrah, politik itu dinamis, sehingga koalisi umumnya diputuskan di menit-menit akhir. Akan lebih mudah, kata dia, jika komunikasi dilakukan sejak dini karena bisa menjadi partai pengusung berkoalisi dengan Nasdem.
"Koalisi belum menentukan tetapi kan komunikasi sudah terjalin. Jika koalisi terjadi, harapan Gerindra seperti itu," jelasnya.
Fitrah menuturkan, Gerindra belum membahas sosok yang akan diajukan. Sementara kalau dari Nasdem jelas mengusung Eti Herawati yang notabene adalah mantan wakil walikota.
"Kami masih menunggu juklak juknis dari DPP terkait pengusungan calon kepala daerah," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyentuh 2,92%
PDI Perjuangan Larang Kader Korupsi: Isi Surat Edaran & Arahan Rakernas 2026
Respons PDIP Soal Ambisi Kaesang & PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029
Megawati Institute Resmi Berdiri: Ketua Umum PDIP Resmikan Think Tank di HUT ke-53 Partai