Latihan Militer China, Rusia, dan Iran Bergulir di Afrika Selatan, Ada Apa?
PARADAPOS.COM - Armada kapal perang dari tiga kekuatan global, yaitu China, Rusia, dan Iran, telah tiba di perairan Afrika Selatan. Kedatangan mereka pada Jumat (9/1/2026) ini bertujuan untuk menggelar latihan angkatan laut bersama yang direncanakan berlangsung selama seminggu.
Latar Belakang Ketegangan Geopolitik
Latihan militer bersama ini digelar di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, terutama terkait intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela dan penangkapan mantan Presiden Nicolas Maduro. Kehadiran tiga negara ini di perairan strategis Afrika Selatan menarik perhatian internasional.
Tujuan dan Agenda Latihan Gabungan
Menurut pernyataan resmi Kementerian Pertahanan China, latihan yang diawali upacara pembukaan pada Sabtu (10/1/2026) ini adalah operasi gabungan untuk melindungi jalur pelayaran vital dan kegiatan ekonomi maritim. Agenda latihan akan mencakup simulasi serangan terhadap target maritim dan operasi penyelamatan kontra-terorisme.
Lokasi Strategis: Simon's Town
Aktivitas kapal-kapal dari tiga negara tersebut terpusat di sekitar pelabuhan yang melayani pangkalan angkatan laut utama Afrika Selatan di Simon's Town. Lokasi ini sangat strategis karena berada di titik pertemuan Samudra Hindia dan Samudra Atlantik, selatan Cape Town.
Pernyataan Resmi Afrika Selatan
Angkatan Pertahanan Afrika Selatan menyatakan bahwa latihan ini dirancang untuk memungkinkan pasukan angkatan laut masing-masing negara bertukar praktik terbaik dan meningkatkan kemampuan operasional bersama. Mereka menegaskan bahwa kerja sama ini bertujuan berkontribusi pada keselamatan jalur pelayaran dan stabilitas maritim regional secara keseluruhan.
Latihan angkatan laut China, Rusia, dan Iran di Afrika Selatan ini menjadi sorotan utama sebagai bentuk kerja sama militer di tengah dinamika kekuatan global yang terus berubah.
Artikel Terkait
Pakistan Lancarkan Serangan Udara ke Kabul dan Provinsi Perbatasan Afghanistan
Trump Serukan Deportasi Dua Anggota Kongres Demokrat Usai Ricuh di Pidato Kenegaraan
Iran Tuduh AS dan Israel Gunakan Propaganda Nazi Jelang Perundingan Nuklir
Analisis Israel Peringatkan Ancaman Baru dari Blok Sunni yang Dipimpin Turki-Mesir