"Sehingga Presiden Prabowo gak dibebani lagi dengan pikiran-pikiran yang gak perlu-perlu seperti itu," ujarnya.
"Apa sih yang disoalkan ?, apa sih masalahnya buat Indonesia, kan gak ada. Jadi jangan kita membuat berita-berita yang memprovokasi diri kita sendiri, menghabiskan energi kita sendiri," imbuh Luhut.
Penuding ijazah Jokowi palsu, Roy Suryo, pun merespons keras ucapan Luhut ini.
Pakar digital forensik ini menyebut bahwa isu ijazah Jokowi ini bisa menjadi suatu masalah bagi bangsa.
"Masalah !," kata Roy Suryo membantah ucapan Luhut.
Dia menjelaskan isu ijazah Jokowi yang dia perjuangkan ini merupakan masalah kejujuran dan kenegarawanan.
"Indonesia itu kalau etik saja tidak punya, kejujuran saja tidak punya, ini kan masalahnya kejujuran dan kenegarawanan," kata Roy Suryo.
Roy menyebut bahwa bangsa bisa hancur jika kejujuran dan kenegarawanan ini tidak ada.
Maka itulah, dia mengetuk kejujuran terkait ijazah Jokowi ini.
"Kalau orang kejujurannya tidak ada, kenegarawanannya diragukan, ya hancur bangsa ini," ujarnya.
"Makanya ketuk sekarang, kejujurannya seperti apa," imbuh Roy.
Roy juga mengklaim bahwa terkait tudingan ijazah palsu Jokowi yang dia perjuangkan sudah membuahkan hasil.
Bahkan ke depan dia yakin bakal ada orang-orang jujur yang muncul terkait ijazah Jokowi ini.
"Dan alhamdulillah kayak Pak Kasmudjo sudah mulai jujur, besok akan muncul nama-nama, tunggu saja," kata Roy.
"Nama-nama dari UGM yang akan memberikan testimoni soal ijazah ini. Itu adalah kejujuran-kejujuran orang akan muncul, nama dari harian KR yang akan membuktikan," sambung Roy.
Roy mengaku bahwa selama ini dia juga percaya dengan Bareskrim yang merupakan institusi negara.
Hanya saja, dia khawatir justru Bareskrim ini dimanfaatkan.
"Saya percaya sama Bareskrim insyaAllah, tapi jangan sampe ada orang yang memanfaatkan Bareskrim untuk kemudian memberikan bukti-bukti yang tidak benar, palsu, kan kasihan Bareskrim," ungkapnya.
👇👇
Sumber: Tribun
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Tanggapi Kritik Haji Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab
Anies Baswedan Viral Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Respons Santainya Tuai Pujian
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo - Pernyataan Tegas Presiden