Mukhamad Misbakhun Menyela Menkeu Purbaya: Analisis Sikap Ketua Komisi XI DPR
Sikap Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun yang menyela Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja perdana pada Rabu, 10 September 2025, menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pengamat parlemen.
Formappi Pertanyakan Etika Mukhamad Misbakhun
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, mengaku heran dengan sikap Misbakhun terhadap Menkeu Purbaya. Menurutnya, sikap ini menunjukkan kekhawatiran anggota Komisi XI terhadap gaya bicara menteri yang ceplas-ceplos.
Penyelaan Terhadap Bahasan Dana Mengendap di BI
Lucius menilai penyelaan mendadak oleh Misbakhun untuk menghentikan rapat ketika membahas dana pemerintah yang mengendap di Bank Indonesia (BI) sangat tidak etis. Hal ini memunculkan pertanyaan apakah Komisi XI tidak peduli dengan jawaban menteri atau justru khawatir dengan informasi yang akan diungkap.
Kontradiksi dengan Prinsip Transparansi DPR
Padahal, Pimpinan DPR RI telah meminta anggota dewan untuk transparan kepada publik. Lucius mencontohkan ketidaktransparanan dalam hal tunjangan reses anggota DPR yang hingga kini belum jelas pertanggungjawabannya.
Kaitan dengan Kasus CSR BI dan OJK
Persoalan anggaran negara yang mengendap di BI menjadi penting untuk diungkap ke publik, terutama karena beberapa anggota Komisi XI DPR pernah terseret kasus dana program sosial atau CSR dari BI dan OJK. Gaya bicara Menkeu Purbaya yang terbuka dinilai berpotensi membongkar persoalan tersembunyi di Komisi XI.
Sumber artikel asli: Paradapos.com
Artikel Terkait
Jokowi Tak Hadir di Upacara Hari Lahir Pancasila karena Tidak Terima Undangan Resmi
Pengamat: Safari Politik Jokowi Bukan Sekadar Silaturahmi, tapi Upaya Jaga Posisi Gibran
Hasto Kritisi Pasal 33 UUD 1945: Kekayaan Alam Papua dan Aceh Tak Sebanding dengan Tingkat Kemiskinan Rakyat
Hasto Kristiyanto Kritik Demokrasi Sentralistik dan Sistem Hukum di Peringatan Hari Lahir Pancasila