JABAR HITS - Pi Network telah meluncurkan Open Mainnet, langkah besar dalam menghadirkan kripto mereka ke dunia nyata.
Program perdagangan bertenaga Pi Power Commerce memungkinkan pengguna dan bisnis lokal menggunakan Pi dalam transaksi sehari-hari, baik offline maupun online.
Ini menandakan langkah nyata Pi Network sebagai alat pembayaran global yang tidak terikat oleh regulasi negara tertentu.
Baca Juga: Apakah Pi Network Ada? Inilah Prediksi Coin Cryptocurrency Terbaik yang akan Naik di Tahun 2024
Dengan visi jaringan yang berpusat pada komunitas dan utilitas, Pi Network memanfaatkan kekuatan kepemilikan Pi yang sudah terdesentralisasi oleh lebih dari 40 juta pionir di 230 negara.
Ini berbeda dari kripto tradisional, seperti Ethereum dan Litecoin, dengan melibatkan komunitas secara global.
Program Pi Power Commerce memiliki tujuan strategis untuk memungkinkan pionir dan bisnis lokal mengintegrasikan mata uang kripto dalam perekonomian lokal di seluruh dunia.
Ini menciptakan peluang bagi pengguna Pi untuk menggunakan koin mereka dalam transaksi sehari-hari di berbagai negara, memperkuat kegunaan Pi di dunia nyata.
Acara-acara seperti hackathon bulanan mendukung pengembangan aplikasi dan utilitas sepanjang tahun, memperkaya ekosistem Pi.
Dengan program ini, Pi Network ingin memberdayakan komunitasnya untuk berkolaborasi, berinovasi, dan memperkuat identitas bersama sebagai pionir.
Baca Juga: Ada Yoga! Inilah Olahraga yang bisa Membantu Menurunkan Risiko Stroke
Pengenalan Open Mainnet juga membuka peluang bagi Pi Network untuk diterima sebagai alat pembayaran di bisnis lokal di seluruh dunia.
Meskipun Pi Network masih dalam fase pengujian tertutup, langkah-langkah ini menunjukkan niat serius untuk memperkenalkan Pi sebagai mata uang yang dapat diterima secara global.
Dalam rangka membangun kepercayaan dan mendukung transparansi, Pi Network terus mengumpulkan data melalui survei dan acara komunitas untuk memahami potensi penggunaan Pi dalam transaksi terkait barang dan jasa.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jabarhits.com
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat