Debat Panas AS dan Iran di DK PBB: Saling Kecam dan Isyarat Opsi Militer
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memuncak dalam sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Kedua negara saling melontarkan kritik tajam menyusul gelombang protes besar dan eskalasi politik di Iran, yang memicu kekhawatiran akan intervensi militer.
Pernyataan Keras Amerika Serikat: "Semua Opsi Dipertimbangkan"
Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyampaikan peringatan keras kepada Iran. Ia menegaskan bahwa Presiden Donald Trump siap mengambil tindakan tegas. "Presiden Donald Trump adalah seorang yang bertindak, bukan hanya berbicara. Semua opsi sedang dipertimbangkan untuk mencegah pertumpahan darah," tegas Waltz dalam forum internasional tersebut. Pernyataan ini menguatkan spekulasi tentang kesiapan opsi militer AS.
Balasan Iran dan Dukungan dari Rusia-China
Di sisi lain, Wakil Duta Besar Iran untuk PBB, Hossein Darzi, mengecam keras Washington. Ia menuduh AS melakukan campur tangan langsung dan menggunakan isu kemanusiaan sebagai dalih untuk intervensi militer. "AS berupaya menampilkan diri sebagai sahabat rakyat Iran, padahal sebenarnya sedang merusak kedaulatan kami," balas Darzi.
Artikel Terkait
Warganet Malaysia Khawatir Jadi Target AS Usai Unggahan Foto Satelit, Bercanda: Kami Cuma Punya Minyak Goreng!
India Desak 10.765 Warganya Segera Tinggalkan Iran, Ini Penyebab & Imbauannya
Arab Saudi & Negara Teluk Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Krisis Minyak Global & Hancurkan Ekonomi Dunia
Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah: Serangan ke Iran dalam Hitungan Jam?