Eggi menjelaskan pendekatannya menggunakan analogi teologis. "Ini adalah logika metode. Bagaimana konflik antara benar dan batil bisa selesai dengan kedamaian? Caranya adalah dialog dan tabayun," jelasnya. Ia juga memuji sikap Jokowi. "Secara akhlak, saya harus akui beliau luar biasa. Saya merasa dalam hal akhlak, Jokowi jauh lebih baik," kata Eggi.
Roy Suryo Cs Disindir, Ijazah Justru Tak Dibahas
Eggi menyindir sejumlah pihak seperti Roy Suryo yang disebutnya merasa "jagoan" dalam kasus ini. "Kan ada Roy Suryo dan kawan-kawan yang merasa jagoan, dia lawan aja tuh," sindirnya.
Menariknya, dalam pertemuan kunci tersebut, persoalan keaslian ijazah justru tidak menjadi bahasan utama. "Tidak ada pembahasan soal ijazah di sana. Kata Pak Jokowi, itu tidak penting lagi, yang penting bicara ke depan," ungkap Eggi. Dengan terbitnya SP3, ia menganggap masalah hukumnya selesai secara administratif.
Eggi Tegaskan Penanggung Jawab Hukum dan Komunikasi
Eggi Sudjana menertibkan pihak-pihak yang mengklaim ikut mengurus perkaranya. Ia menegaskan bahwa urusan hukum sepenuhnya ditangani oleh Elida Netti, sementara komunikasi publik selama ia di luar negeri diserahkan kepada wartawan senior, Agusto.
"Suara resmi ada pada Agusto. Jangan ada lagi yang mengaku-ngaku mengurus perkara ini mewakili saya. Yang bekerja keras itu Bu Eli," kata Eggi dengan tegas.
Artikel Terkait
Viral! Numpang Parkir Saat Banjir Dipalak Rp750 Ribu, Mobil Tetap Terendam
Kronologi Lengkap Kasus Pengeroyokan Guru di SMK Jambi: Saling Lapor & Mediasi Buntu
SnapTik Aman? Review Lengkap & 6 Tips Download Video TikTok Tanpa Watermark 2024
5 Syarat SP3 Eggi Sudjana Terbit: Alasan Restorative Justice Menurut Kuasa Hukum