Kurnia Tri Royani Nangis Dikhianati Eggi Sudjana Soal Kasus Ijazah Jokowi: Kronologi & Reaksi Lengkap

- Jumat, 16 Januari 2026 | 17:25 WIB
Kurnia Tri Royani Nangis Dikhianati Eggi Sudjana Soal Kasus Ijazah Jokowi: Kronologi & Reaksi Lengkap
Kurnia Tri Royani Nangis Dikhianati Eggi Sudjana? Ini Kata Soal Ijazah Jokowi

Kurnia Tri Royani Nangis Dikhianati Eggi Sudjana? Ini Kata Soal Ijazah Jokowi

Kurnia Tri Royani menyebut tindakan Eggi Sudjana Mastal sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan mereka. Hal ini terkait dengan upaya pembuktian keaslian ijazah Joko Widodo (Jokowi) dari Fakultas Kehutanan UGM.

Kemarahan Kurnia muncul setelah Eggi Sudjana bersama Damai Hari Lubis mengunjungi kediaman Jokowi di Solo tanpa koordinasi. Kunjungan itu berujung pada penerbitan SP3 oleh Polda Metro Jaya.

Reaksi Pedih Kurnia Tri Royani

Dalam podcast Madilog, Kurnia menyampaikan kekecewaannya yang mendalam. Ia menegaskan bahwa sikap Eggi adalah pengkhianatan terhadap rekan-rekan seperjuangan, termasuk dirinya yang kini berstatus tersangka atas laporan Jokowi.

"Allah memerintahkan kita untuk istiqomah di jalan yang benar. Ini jelas kontradiksi dan kontraproduktif," ujar Kurnia, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (16/1/2026).

Perjuangan 4 Tahun Tanpa Bayaran

Kurnia mengungkapkan bahwa perjuangan mereka selama hampir 4 tahun dilakukan secara pro-bono atau tanpa bayaran. Mereka menanggung risiko besar, termasuk ancaman hukuman penjara, demi keyakinan akan kebenaran.

"Kami bangga tersangkanya bukan karena korupsi, tapi karena memperjuangkan kebenaran," tegasnya. Ia bahkan hampir menangis karena merasa dikhianati oleh rekan seperjuangan.

Pesan untuk Eggi Sudjana

Kurnia berharap Eggi Sudjana dapat merenungkan kembali tindakannya. Ia menilai Eggi mungkin kurang sabar dalam memperjuangkan kasus ini.

"Anda harus percaya kepada Allah dan istiqomah. Itu berat," pungkas Kurnia Tri Royani.

Kata Kunci Terkait:

Ijazah Jokowi UGM, Kurnia Tri Royani, Eggi Sudjana, Kasus Ijazah Palsu, Joko Widodo, SP3 Polda Metro Jaya, Fakultas Kehutanan UGM, Pengkhianatan Perjuangan.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar