Viral! Numpang Parkir Saat Banjir Dipalak Rp750 Ribu, Mobil Tetap Terendam

- Jumat, 16 Januari 2026 | 17:00 WIB
Viral! Numpang Parkir Saat Banjir Dipalak Rp750 Ribu, Mobil Tetap Terendam
Viral! Numpang Parkir Saat Banjir Dipalak Rp750 Ribu Per Mobil - Kisah Nyata

Viral! Numpang Parkir Saat Banjir Dipalak Rp750 Ribu Per Mobil

Sebuah video viral di media sosial mengundang amarah warganet. Dalam video tersebut, dua mobil yang diparkir untuk menghindari banjir justru dikenai tarif parkir fantastis sebesar Rp750 ribu per unit.

Perekam video mengungkapkan, ia harus mengeluarkan uang total Rp1,5 juta untuk kedua mobilnya. Yang lebih menyedihkan, meski sudah membayar mahal, kondisi mobil-mobil tersebut tetap terendam banjir dan berlumpur.

Mobil Tetap Terendam Meski Bayar Mahal

Fakta ironis terungkap dalam video viral itu. Lokasi parkir yang seharusnya menjadi tempat aman justru gagal melindungi kendaraan. Bodi mobil terlihat penuh lumpur dan beberapa mobil lain di tempat yang sama bahkan dilaporkan mogok karena mesin kemasukan air.

Lokasi Kejadian Diduga di Sumatera Utara

Meski lokasi kejadian tidak dijelaskan detail, pelat nomor kendaraan dengan huruf awal "BK" mengindikasikan insiden ini terjadi di wilayah Sumatera Utara. Hal ini memicu pertanyaan warganet tentang bagaimana praktik pungutan liar seperti ini bisa terjadi di tengah situasi darurat banjir.

Warganet Geram: "Mencari Kesempatan dalam Kesempitan"

Respons warganet di media sosial sangat keras. Banyak yang mengecam tindakan oknum tidak bertanggung jawab yang dianggap "mencari kesempatan dalam kesempitan". Pungutan dengan nominal tidak wajar ini dinilai sebagai pungutan liar yang memanfaatkan kesulitan warga saat bencana.

Desakan untuk pihak berwenang turun tangan pun menguat. Warganet menilai oknum seperti ini tidak boleh dibiarkan karena justru menambah beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah banjir.

Video Viral Picu Debat dan Tuntutan Kejelasan

Video ini terus menyebar di berbagai platform sosial media dan memicu perdebatan luas. Banyak warganet menuntut kejelasan lokasi dan identitas pelaku agar dapat dilakukan tindakan tegas. Sementara itu, pesan untuk masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran parkir dadakan saat bencana juga diserukan.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar