Bahaya Whip Pink: Kandungan, Dampak pada Jantung & Paru-Paru Menurut Ahli

- Minggu, 25 Januari 2026 | 15:25 WIB
Bahaya Whip Pink: Kandungan, Dampak pada Jantung & Paru-Paru Menurut Ahli

Dampak paling fatal adalah pada sistem kardiovaskular. Pengguna berisiko tinggi mengalami gangguan irama jantung (aritmia). Dalam dosis berlebihan, jantung dapat berhenti berdetak secara mendadak.

2. Perusak Saluran Pernapasan

Menghirup zat kimia ini memicu iritasi hebat pada saluran napas. "Bisa menimbulkan iritasi, pembengkakan, batuk, hingga sesak napas akut. Apalagi kalau penggunanya punya riwayat asma, efeknya akan jauh lebih parah," tegas Prof. Erlina.

3. Efek Euforia Semu dan Kecanduan

Pengguna akan merasakan euforia, rasa nyaman, dan kepercayaan diri yang meningkat instan. Efek "bahagia" semu inilah yang menjebak, terutama remaja, ke dalam lingkaran adiksi.

4. Kerusakan Organ Lain dan Otak

Selain jantung dan paru, zat ini merusak saluran pencernaan (mual, muntah, diare kronis). Dalam jangka panjang, terjadi gangguan permanen pada mekanisme berpikir di otak. "Kalau terus-menerus, selain adiksi, ke otak juga bisa berdampak pada gangguan cara berpikir," tutup Prof. Erlina.

Kesimpulan

Whip Pink adalah contoh nyata penyalahgunaan produk yang berbahaya. Kandungan Piperazine dan Catinone di dalamnya memiliki efek destruktif utama pada jantung dan paru-paru, serta berpotensi menyebabkan kematian mendadak dan kerusakan otak permanen. Edukasi dan kewaspadaan, terutama bagi orang tua dan remaja, sangat penting untuk mencegah korban berjatuhan.

Halaman:

Komentar