Buku Gibran End Game Akan Dibagikan ke Seluruh Anggota DPR dan DPD
Penulis buku kontroversial berjudul 'Gibran End Game, Wapres Tak Lulus SMA', Rismon Sianipar, mengumumkan rencana pembagian buku tersebut kepada seluruh anggota legislatif di Senayan.
Dalam podcast Madilog bersama Margi Syarif yang diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Minggu (25/1/2026), Rismon menyatakan kesiapannya.
"Rencana minggu depan, kalau stok sudah beres, kami siapkan. Tim juga sedang berkorespondensi dengan Komisi III dan Komisi X DPR. Jika sudah ada jawaban, maka minggu depan sesuai rencana, kami akan bawa 1000 buku sehingga setiap anggota DPR, DPD, maupun staf ahlinya mendapatkan satu buku ini dan kita menunggu reaksinya," ujar Rismon Sianipar.
Harapan untuk Tindak Lanjut oleh Wakil Rakyat
Rismon berharap para wakil rakyat membaca buku tersebut dan mengambil tindakan tegas. Ia mendorong DPR untuk memanggil Kementerian Pendidikan dan pihak-pihak yang terlibat dalam perjalanan politik Gibran Rakabuming Raka, sejak Pilkada Solo hingga pencalonan wakil presiden.
"Supaya mereka (wakil rakyat) jangan bungkam, jangan tuli. Ini kan permasalahan besar di republik ini. Kalau kita nggak bereaksi sekarang, yang meluruskan nanti adalah generasi atau sejarawan yang akan datang," tegasnya.
Distribusi Buku Juga untuk Masyarakat Luas
Selain kepada anggota DPR dan DPD, rencana distribusi buku setebal 268 halaman ini lebih luas. Rismon berencana membagikannya kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk kaum petani, nelayan, buruh, mahasiswa, serta ke berbagai perpustakaan di seluruh Indonesia.
Isi Buku Gibran End Game
Buku tersebut diklaim berisi hasil riset yang dilakukan Rismon dan kawan-kawan. Inti dari buku ini memaparkan bukti-bukti yang menurut penulis menunjukkan bahwa Gibran Rakabuming Raka tidak memiliki ijazah SMA hingga gelar kuliah.
Artikel Terkait
Said Didu Sindir Permintaan Maaf Penggugat Ijazah Jokowi dengan Perumpamaan Intan
Ahli Forensik Rismon Sianipar Temui Jokowi, Akui Ijazah Asli dan Minta Maaf
Video Viral Pickup India untuk Koperasi Merah Putih Muncul di Sukabumi, Pemerintah Belum Beri Penjelasan
KPK Tangkap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong dalam OTT