Lebih lanjut, Said mengungkapkan bahwa pertemuan itu menyepakati beberapa prioritas utama. Agenda pengembalian kedaulatan negara dan rakyat, pemberantasan korupsi, serta pengembalian sumber daya alam harus menjadi fokus.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan dialog dengan tokoh masyarakat terkait program-program pemerintah, bukan pertemuan dengan pihak oposisi.
Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo terbuka untuk berdialog dengan semua tokoh dan menerima masukan untuk masa depan Indonesia. Dalam pertemuan itu, Prabowo juga memaparkan program prioritas pemerintah yang sedang dijalankan.
Beberapa tokoh nasional yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Peneliti Utama Politik BRIN Siti Zuhro, mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji, mantan Ketua KPK Abraham Samad, dan mantan Sekretaris BUMN Said Didu sendiri. Diskusi mencakup berbagai topik seperti masalah kepemiluan dan penegakan hukum.
Artikel Terkait
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang, Ini Pasal dan Jadwal Pemeriksaan
Ayah Tiri Denada Ancam Pakai Pistol Saat Serah Terima Bayi Ressa, Tante Ratih Ungkap Fakta Mencekam
Santunan Rp15 Juta dari Mensos untuk Ahli Waris Korban Tewas Banjir Sumatra: Rincian Lengkap Bantuan Sosial
Hasil Analisis Puslabfor Polri: Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Ternyata Darah Menstruasi