JAKARTADAILY.ID - Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan siap membalas kematian Wakil Pemimpin Hamas Saleh Al Arouri yang terbunuh di pinggiran Kota Beirut pada Selasa, 2 Januari kemarin. Dalam pidatonya yang disiarkan di televisi Lebanon, Rabu, 3 Januari, Nasrallah menyebut pembunuhan Al Arouri sebagai "kejahatan besar dan berbahaya yang tidak bisa didiamkan."
Melansir dari The Times of Israel, Nasrallah pun mengatakan bahwa kelompok Hizbullah tidak takut berperang melawan Israel jika perang benar-benar terjadi.
Dia mengatakan bila Israel melancarkan perang terhadap Lebanon, maka Hizbullah menantang Israel untuk berperang "tanpa aturan" dan "tidak ada batasan."
Artikel Terkait
Hary Tanoe dalam Berkas Epstein: Fakta Beli Rumah Trump dan Isu CIA Indonesia
Ressa Rizky Rosano Menikah di Usia 17 Tahun? Fakta & Klarifikasi Denada Terbaru
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang, Ini Pasal dan Jadwal Pemeriksaan