SINERGI JATIM, Perhelatan debat Pilpres ketiga akhir pekan kemarin menjadi sorotan publik.
Sebab, ajang yang seharusnya menjadi wadah untuk adu gagasan justru digunakan untuk saling serang terutama bagi Calon Presiden (Capres) 02 Prabowo Subianto.
Seperti yang dilakukan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Bahkan lebih dari itu Anies sejak awal sudah menyudutkan Prabowo selaku Menteri Pertahanan (Menhan) soal anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Baca Juga: Peneliti Nilai Prabowo Berkinerja Cepat Soal Diplomasi Pertahanan
"Sebaiknya mereka itu memaparkan konsep-konsep yang ditawarkan, bukan malah menyerang dan menjatuhkan moril Pak Prabowo," kata Peneliti Senior Lembaga Survei Jakarta (LSJ) Fetra Ardianto.
Fetra melihat, tidak ada satu kandidat pun yang memaparkan secara spesifik terkait gagasan yang ditawarkan dalam debat bertema pertahanan, ketahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional tersebut.
Anies dan Ganjar hanya fokus menjatuhkan Prabowo dalam debat kemarin, sehingga point utama dalam debat tidak terealisasikan.
Artikel Terkait
Hary Tanoe dalam Berkas Epstein: Fakta Beli Rumah Trump dan Isu CIA Indonesia
Ressa Rizky Rosano Menikah di Usia 17 Tahun? Fakta & Klarifikasi Denada Terbaru
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang, Ini Pasal dan Jadwal Pemeriksaan