PARADAPOS.COM - Nafsu seorang pria berinsial A sudah terujung, hingga nekat perkosa seorang mahasiswi cantik saat buka puasa, di kamar kosnya, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Senin, (24/3/2025) malam.
Sontak, hal itu membuat warga sekita geram hingga seorang pria berinisial A, yang diketahui telah berkeluarga dan memiliki dua anak, nyaris tewas setelah dihakimi warga usai kepergok memperkosa seorang mahasiswi tersebut.
Berdasarkan informasi, kejadian bermula ketika warga sekitar yang sedang berbuka puasa mendengar teriakan korban, mahasiswi berinisial IS.
Merespons hal tersebut, warga bergegas menuju sumber suara dan mendapati pelaku hendak melarikan diri setelah melakukan aksi bejatnya.
Selain melakukan tindak pemerkosaan, pelaku juga mencuri laptop milik korban.
"Laporan dari korban ini sudah lah diperkosa, laptopnya diambil," beber Tris, pemilik kos kepada wartawan.
Tris menjelaskan, bahwa pelaku sudah dua kali memperkosa korban di hari yang sama.
Saat kedua kalinya beraksi pada Senin malam, korban menghubungi pemilik kos dan memergoki pelaku di kamar kos korban.
"Saya bawa masuk, dia (pelaku) mengaku bersalah dan minta maaf, saya tangkap tapi lari. Saya tarik bajunya tapi lepas, dia lari. Saya teriak maling akhirnya ditangkap warga," ujarnya
Warga berhasil menangkap pelaku sebelum ia kabur lebih jauh. Amarah warga pun tak terbendung, hingga pria tersebut menjadi bulan-bulanan massa sebelum akhirnya diserahkan ke Mapolrestabes Palembang.
Atas perbuatannya, pelaku kini harus menghadapi ancaman hukum berat dengan jeratan pasal berlapis, termasuk tindak pemerkosaan dan pencurian.
Ia terancam hukuman di atas lima tahun penjara.
Untuk diketahui, kasus ini kini ditangani oleh pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Java FX: Platform Trading Forex Terbaik dengan Edukasi & Teknologi MT5
Viral BMW Putih Pelat Dinas Kemhan 51692-00 Ngebut, TNI AU: Itu Palsu dan Tidak Sah
Gamis Bini Orang: Tren Baju Lebaran 2026 yang Diprediksi Viral, Harga Mulai Rp 125 Ribu
Review Polytron Fox R untuk Ojol: 200 Km Cuma Rp 10 Ribu, Benarkah?