Kematian mendadak ini sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan publik dan berbagai dugaan, Ali Moctar Ngabalin serta banyak orang menduga karena diracun, beberapa pihak mendesak untuk dilakukan otopsi independen.
Secara cepat hal ini dibantah KPU bahwa meninggalnya Almahrum Husni Kamil sakit pada umumnya, dan dihimbau untuk tidak percaya berita yang menyudutkan pemerintah.
4. Arief Budiman
• Menjabat: 2017–2022
• Pemilu: 2019
• Setelahnya: Diberhentikan dari jabatan Ketua oleh DKPP karena mendampingi anggota KPU yang sedang menggugat keputusan etik ke pengadilan, yang dianggap melanggar kode etik.
Pada 2025, ia juga dipanggil KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap PAW DPR.
Meski tidak ditetapkan tersangka, namanya ikut terseret dalam isu tersebut.
5. Hasyim Asy’ari
• Menjabat: 2022–2024
• Pemilu: 2024
• Setelahnya: Dipecat oleh DKPP karena terbukti melakukan pelanggaran etik berupa dugaan pelecehan seksual terhadap anggota PPLN. Kasusnya mencuat dan menjadi sorotan publik.
Sampai kini belum ada proses pidana, tapi secara etika, ia dianggap sudah melanggar berat.
Bagi banyak pengamat politik, peristiwa itu menimbulkan dua kesimpulan.
1. Kalau semua tuduhan itu benar, maka bisa disimpulkan bahwa pemilu selama ini dikelola oleh orang-orang yang punya rekam jejak bermasalah. Wajar kalau hasil pemilu kadang bikin publik kecewa.
2. Tapi kalau sebagian kasus itu janggal, status tersangka yang tiba-tiba dicabut, pemecatan tanpa proses pengadilan, atau bahkan kematian mendadak bisa jadi ada tangan-tangan politik yang memainkan peran. Mereka mungkin dikorbankan saat tidak lagi dibutuhkan, atau saat dianggap terlalu banyak tahu soal dalamnya proses pemilu.
Kami tidak menyimpulkan. Tapi pola seperti ini patut dicatat dan dipahami oleh publik.
Dan tulisan ini hanya mencatat bagian dari koleksi sejarah. BTW menurut kalian gimana?
👇👇
Artikel Terkait
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang, Ini Pasal dan Jadwal Pemeriksaan
Said Didu Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Reformasi Polri hingga Gaza
Ayah Tiri Denada Ancam Pakai Pistol Saat Serah Terima Bayi Ressa, Tante Ratih Ungkap Fakta Mencekam
Santunan Rp15 Juta dari Mensos untuk Ahli Waris Korban Tewas Banjir Sumatra: Rincian Lengkap Bantuan Sosial