“Logika berpikir dia dengan bilang ‘ngapain ikut demo sementara orang tua lu di rumah masih miskin’ jelas nggak sinkron. Ini orang kosong secara pemahaman kehidupan sosial politik. Dia nggak pernah ada di kondisi hidup susah,” akun @fad**** menulis.
Sementara itu, @nhi**** menyoroti bahwa aksi demonstrasi justru bagian dari perjuangan bersama.
“Lah g**lok njir, kita seberusaha apapun kalau sistemnya gitu-gitu aja nggak bakalan berubah. Sebanyak apapun skill kalau sistemnya bobrok, tetep aja miskin. Makanya ada yang demo, dan kita harus makasih sama mereka yang peduli.”
Ada pula yang melihat komentar Timothy dari sisi kepentingan pribadi sebagai investor. Menurut @vel****,
“Dia investor dan pemilik modal. Wajar kalau takut demo karena bisa ganggu asetnya. Dia udah settle, jadi nggak mau ada kerusuhan yang ganggu stabilitas ekonomi.”
Tak sedikit juga yang mengingatkan Timothy untuk berhati-hati dalam berbicara. Akun @had**** menulis:
“Timotai hati-hati, lo boleh nyentil satu-dua orang, tapi kalau perkara hajat orang banyak harusnya jaga mulut lo. Lo nggak tahu apa yang bakal lo hadapi kelak.”
👇👇
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Pengeroyokan Guru SMK di Jambi: Kronologi Lengkap & Dua Versi Cerita yang Beredar
Mikrofon Putri PB XIII Dimatikan Saat Protes SK Cagar Budaya Keraton Solo, Menteri Fadli Zon Dikecam
Ricuh di Keraton Solo: Protes GKR Rumbai Gagalkan Seremonial SK Fadli Zon ke Tedjowulan
Bocil Block Blast Viral: Ancaman Malware & Hukum yang Wajib Diwaspadai