Purbaya Yudhi Sadewa Ancam Pecat Pegawai Pajak dan Bea Cukai yang Nakal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menindak tegas pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang terbukti melanggar disiplin dan etika. Ancaman sanksi tegas ini disampaikan menanggapi 15.933 laporan masyarakat yang masuk melalui kanal pengaduan "Lapor Pak Purbaya" yang dibuka Kementerian Keuangan.
Purbaya menegaskan keseriusannya dengan menyatakan, "Dianggapnya saya main-main. Hari Senin depan kalau ada yang ketemu begini lagi saya akan pecat, walaupun katanya pecat pegawai negeri susah, saya akan pecat, saya persulit hidupnya," ujarnya di Presroom Kemenkeu, Jakarta, pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Ia mengakui bahwa perilaku nakal oknum pegawai di lapangan sudah menjadi catatan lama. Meski semula optimis perilaku tersebut akan berkurang setelah sejumlah peringatan keras dari pimpinan, kenyataannya masalah serupa masih terus berlanjut.
Salah satu aduan yang dibacakan Purbaya menyoroti sekelompok petugas Bea Cukai yang sering terlihat nongkrong di kedai kopi Starbucks sambil membicarakan urusan bisnis pribadi. "Yang dibicarakan selalu tentang bisnis aset, bagaimana mengamankan aset, baru dapat kiriman mobil bagaimana, jualnya bagaimana," ucap Purbaya menirukan laporan tersebut.
Meski mengaku belum mampu menjangkau semua laporan yang masuk, Purbaya memastikan tidak akan menolerir pegawai yang menunjukkan sikap tidak berintegritas. Peringatan ini juga ditujukan hingga ke tingkat jabatan paling bawah. "Jadi kasih tahu teman-teman, baik yang dipinggir-pinggir sampai bawah-bawah, saya akan mulai sampai bawah hati-hati gitu," tegasnya.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/17/683551/purbaya-ancam-pecat-pegawai-nakal--saya-tidak-main-main!-
Artikel Terkait
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Seluruh Aset Sitaan Dikembalikan
Menko Polkam Tegaskan Tindakan Hukum Tegas untuk Penginjakan Garuda, Pengibaran Bendera GAM, dan Kericuhan Demo Papua
Gempa M 7,7 di NTT Tewaskan 47 Orang, 5.434 Warga Mengungsi
Wacana Cetak Ulang Buku Pelajaran Menuai Kritik: Ekonom Soroti Pemborosan Anggaran dan Nasib Buku Sekolah Elektronik