Fajar menduga serangan digital ini berkaitan erat dengan kinerja Bahlil sebagai Menteri ESDM yang dinilai on the track dalam menjalankan program-program strategis untuk mewujudkan Kedaulatan Energi Nasional. Kebijakannya yang dianggap pro-rakyat dan sesuai arahan Presiden diduga mengusik kepentingan pihak tertentu.
Permintaan Penyidikan Mendalam
Zulfikar Akbar, perwakilan lain yang juga seorang advokat, menekankan bahwa serangan fitnah terhadap pejabat publik seperti Bahlil adalah serangan terhadap kebijakan negara itu sendiri. Ia mendesak Polri untuk melakukan penyidikan yang mendalam.
Kaukus Golkar Bersatu, yang diwakili oleh Zulfikar Akbar, Dedy Ansari, Andi Muh Riski AD, dan Cania Sunni dalam pelaporan tersebut, berkomitmen untuk mengawal proses hukum ini hingga tuntas. Tujuannya adalah memastikan kerja-kerja Bahlil untuk bangsa tidak terganggu oleh fitnah di media sosial.
Sumber: Republika
Artikel Terkait
Pengeroyokan Guru SMK di Jambi: Kronologi Lengkap & Dua Versi Cerita yang Beredar
Mikrofon Putri PB XIII Dimatikan Saat Protes SK Cagar Budaya Keraton Solo, Menteri Fadli Zon Dikecam
Ricuh di Keraton Solo: Protes GKR Rumbai Gagalkan Seremonial SK Fadli Zon ke Tedjowulan
Bocil Block Blast Viral: Ancaman Malware & Hukum yang Wajib Diwaspadai