BPKN mempertanyakan kebenaran iklan Aqua yang begitu masif menyebut sumber airnya berasal dari pegunungan. Klaim seperti "air pegunungan, 100 persen murni, dan menyegarkan" dinilai tidak lagi sesuai dengan realitas yang ditemukan.
"Secara scientific saya juga bisa membuktikan ketika melakukan pengeboran, kemudian iklannya luar biasa masif, bahwa ini air pegunungan, 100 persen murni, dan menyegarkan. Ini banyak klaim," tegas Rizal.
BPKN Bersikap Netral dan Siap Membela Konsumen
Dalam menyikapi kasus ini, BPKN menegaskan posisinya yang netral. Namun, lembaga ini juga menyatakan komitmennya untuk membela hak-hak konsumen jika terbukti ada kerugian.
"Kami sangat membela konsumen, tapi jika pelaku usaha benar-benar mau menjalankan (akan difasilitasi). Kami bisa menjadi bagian yang memotivasi," pungkas Rizal.
Sumber artikel asli: RMOL
Artikel Terkait
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Klarifikasi Resmi dan Kronologi Lengkap
Indonesia dalam Dewan Perdamaian AS-Israel: Langgar Prinsip Bebas Aktif?
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid: Kronologi Lengkap & Fakta Polisi
Fakta Kasus Es Gabus Viral: Hasil Lab Bantah Tuduhan Spons, Polisi Minta Maaf