PARADAPOS.COM - Sebuah mobil operasional pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan dicuri dari lokasi parkirnya di Kampung Utan Malang Nanggela, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Peristiwa yang diduga terjadi pada Minggu (22/2/2026) dini hari itu kini tengah diselidiki jajaran Polsek Tajurhalang. Pihak penyelenggara, SPPG, telah melaporkan kehilangan aset penting untuk distribusi makanan tersebut kepada kepolisian.
Kronologi dan Tantangan Investigasi
Informasi awal mengenai pencurian itu beredar melalui sebuah video di media sosial yang menunjukkan mobil berwarna putih tersebut. Dari laporan yang masuk, kejadian berlangsung dalam heningnya dini hari. Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Tajurhalang, Iptu Raden Suwito, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dan langsung memprosesnya.
“Pihak SPPG tersebut sudah membuat laporan dan kasusnya sedang kami tangani,” jelas Iptu Raden Suwito saat dikonfirmasi pada Senin (23/2).
Penyelidikan Terhambat Minimnya Bukti Visual
Upaya penyelidikan untuk mengungkap modus dan pelaku kini menghadapi kendala. Tim penyidik kesulitan melacak jejak visual karena terbatasnya kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Minimnya alat bukti elektronik ini membuat proses rekonstruksi kronologi menjadi lebih rumit dan mengandalkan metode penyelidikan lain.
“Kronologis Minggu dini hari tanggal 22 Februari dan kejadian bagaimana karena di dekat TKP minim CCTV,” ungkapnya, merujuk pada Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Langkah Awal Kepolisian
Meski dengan tantangan tersebut, proses hukum tetap berjalan. Polisi telah melakukan langkah standar, termasuk peninjauan langsung ke TKP untuk mengumpulkan petunjuk yang mungkin tertinggal. Komitmen untuk menindaklanjuti laporan ini ditegaskan kembali oleh Kapolsek.
“Iya betul sudah kita cek TKP, menerima laporan dari pihak korban dan sedang kami tindaklanjuti kejadian tersebut,” tutup Iptu Raden Suwito.
Kehilangan kendaraan operasional ini tentu mengganggu distribusi program bantuan sosial, di tengah upaya berbagai pihak memastikan bantuan tepat sasaran. Masyarakat pun diharapkan dapat membantu penyelidikan dengan memberikan informasi yang relevan kepada pihak berwajib.
Artikel Terkait
Badai Salju Noreaster Lumpuhkan Pantai Timur AS, Ribuan Penerbangan Dibatalkan
Timnas Indonesia Uji Taktik di FIFA Series 2026, Hadapi Tiga Gaya Berbeda
Kebakaran di Cianjur Akibat Kebocoran Elpiji, Satu Korban Luka Bakar 100%
Manchester United Kejar Penebusan di Kandang Everton