BNPB Pastikan Situasi Bitung dan Kaimana Kondusif Usai Gempa, Tak Ada Korban atau Kerusakan

- Selasa, 26 Mei 2026 | 16:25 WIB
BNPB Pastikan Situasi Bitung dan Kaimana Kondusif Usai Gempa, Tak Ada Korban atau Kerusakan
PARADAPOS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan situasi di Kota Bitung, Sulawesi Utara, dan Kabupaten Kaimana, Papua Barat, tetap kondusif tanpa dampak kerusakan maupun korban jiwa pasca-gempa bumi yang mengguncang kedua wilayah pada Selasa, 26 Mei 2026. Dua gempa bermagnitudo di atas 5,0 itu terjadi dalam rentang waktu kurang dari dua jam, namun tidak berpotensi tsunami.

Kondisi Terkini di Lapangan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur atau korban dari kedua peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa tim di lapangan terus memantau perkembangan situasi. "Pasca-kejadian, situasi di lapangan terpantau tetap kondusif dan tidak ada dampak kerusakan yang ditimbulkan," ujarnya di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Gempa Pertama: Bitung dan Minahasa

Gempa pertama mengguncang Kota Bitung pada pukul 03.39 WIB dini hari dengan magnitudo 5,7. Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 22 kilometer. Guncangan tidak hanya dirasakan oleh warga Bitung, tetapi juga menyebar hingga ke Kabupaten Minahasa selama kurang lebih dua hingga tiga detik. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa Kedua: Kaimana dan Sesar Tarera-Aiduna

Hanya berselang sekitar satu setengah jam kemudian, gempa kedua berkekuatan magnitudo 5,1 melanda Kabupaten Kaimana, Papua Barat, pada pukul 05.03 WIB. Guncangan terasa lebih lama, yakni sekitar sepuluh detik. Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Tarera-Aiduna. Pusat gempa terletak di laut pada kedalaman 24 kilometer, sekitar 50 kilometer arah tenggara Kaimana, tepatnya di koordinat 4,01° LS dan 134,00° BT. Meski kekuatan dan durasi guncangan berbeda, kedua gempa tersebut tidak menimbulkan kepanikan berarti di tengah masyarakat. Tim BNPB bersama pemerintah daerah setempat masih terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar