DPR Segera Sahkan RUU Perlindungan PRT dan Hak Cipta sebagai Usul Inisiatif

- Rabu, 11 Maret 2026 | 11:00 WIB
DPR Segera Sahkan RUU Perlindungan PRT dan Hak Cipta sebagai Usul Inisiatif

PARADAPOS.COM - DPR RI akan mengesahkan dua Rancangan Undang-Undang (RUU) sebagai usul inisiatif dewan dalam rapat paripurna, Kamis (12/3/2026). Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) dan RUU Hak Cipta itulah yang akan dibawa ke sidang paripurna. Selain kedua RUU tersebut, Badan Legislasi (Baleg) DPR juga akan segera memulai pembahasan RUU Ketenagakerjaan dan harmonisasi RUU Perampasan Aset, dengan target penyelesaian di tahun berjalan.

Dua RUU Segera Disahkan sebagai Usul Inisiatif

Keputusan untuk membawa kedua RUU ke tingkat paripurna diambil setelah serangkaian rapat internal. Dasco menyampaikan perkembangan terbaru ini usai menghadiri rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/3).

“Barusan kami habis rapat di Badan Legislasi dan sebentar lagi akan mengadakan rapat pimpinan dan rapat Badan Musyawarah. Yang pada paripurna besok, DPR akan mengesahkan di paripurna yaitu, satu, PPRT menjadi usul inisiatif DPR dan akan segera dibahas untuk menjadi undang-undang,” jelas Dasco.

“Lalu yang kedua, besok juga akan diparipurnakan sebagai usul inisiatif DPR, Undang-Undang Hak Cipta,” tambahnya.

Pembahasan RUU Ketenagakerjaan dan Perampasan Aset Menyusul

Agenda legislatif DPR tidak berhenti pada dua RUU tersebut. Menurut Dasco, Baleg juga akan segera merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dengan membahas RUU Ketenagakerjaan. Pembahasan ini akan melibatkan tim bersama dengan serikat pekerja sebelum akhirnya diajukan sebagai usul inisiatif.

“Selanjutnya, Badan Legislasi akan memulai segera untuk membentuk tim bersama dengan para serikat pekerja untuk membahas undang-undang tenaga kerja yang akan sesuai dengan keputusan MK, yang akan menjadi usul inisiatif DPR,” ungkapnya.

Paralel dengan itu, proses harmonisasi RUU Perampasan Aset juga akan digelar dengan melibatkan partisipasi publik. DPR pun berkomitmen untuk membahas RUU Satu Data guna menciptakan sinkronisasi data antar kementerian.

Target Penyelesaian di Tahun Ini

Meski agenda legislatif terbilang padat, pimpinan DPR menargetkan sejumlah RUU prioritas, termasuk PPRT, Hak Cipta, dan Ketenagakerjaan, dapat rampung pada tahun ini. Dasco menekankan bahwa komitmen untuk mempercepat pembahasan telah disepakati bersama komisi terkait dan Baleg.

“Kita targetnya, insyaallah tahun ini. Targetnya insyaallah tahun ini dapat diselesaikan,” tuturnya saat menanggapi pertanyaan mengenai waktu penyelesaian.

“Ya karena kita sudah mulai dari sekarang dan tadi sudah ada komitmen dengan para teman-teman dari Baleg maupun komisi terkait untuk kita memenuhi target undang-undang yang penting-penting, yang kemudian menjadi perhatian publik untuk segera diselesaikan,” lanjut Dasco menegaskan.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar