Pasar Tanah Abang Blok A Tutup Sementara Sambut Lebaran 2026

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:00 WIB
Pasar Tanah Abang Blok A Tutup Sementara Sambut Lebaran 2026

PARADAPOS.COM - Pusat Grosir Blok A di Pasar Tanah Abang, Jakarta, akan menutup operasionalnya untuk sementara waktu dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Gedung tersebut direncanakan akan tutup mulai Jumat, 20 Maret 2026, dan diperkirakan kembali beroperasi normal sepekan setelah Lebaran. Penutupan ini merupakan bagian dari pola rutin tahunan untuk memberi kesempatan pedagang dan pengunjung mudik serta beribadah.

Jadwal Penutupan dan Pembukaan Kembali

Menurut pengelola pasar, masa libur Lebaran akan dimulai tepat pada 20 Maret. Operasional perdagangan di Blok A direncanakan akan kembali berdenyut pada Jumat, 27 Maret 2026. Sehari sebelum penutupan total, yakni pada Kamis, 19 Maret, pasar akan beroperasi dengan jam yang dipersingkat hingga pukul 14.00 WIB saja.

Pengelola Pasar Blok A Tanah Abang, Hery Supriyatna, mengonfirmasi jadwal ini. "Tanggal 20-26 Maret, Gedung A Blok A Tanah Abang tutup," ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (14/3/2026).

Geliat Perdagangan Menjelang Libur

Menjelang hari-hari terakhir operasional, suasana pasar biasanya sudah menunjukkan perubahan signifikan. Aktivitas grosir, yang menjadi tulang punggung perdagangan di blok tersebut, umumnya mulai redup lebih cepat. Banyak pedagang memilih menutup tokonya lebih awal untuk mempersiapkan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Hery Supriyatna memperkirakan hanya sebagian pedagang yang masih buka di hari terakhir. "Kira-kira 60 persen (toko yang masih buka pada 19 Maret 2026)," jelasnya, menggambarkan situasi yang mulai sepi dibanding hari-hari biasa.

Prediksi Keramaian Pengunjung

Meski akan sepi di hari-hari akhir, dua pekan menjelang Lebaran justru menjadi puncak keramaian. Arus pembeli yang ingin berbelanja kebutuhan lebaran biasanya memadati lorong-lorong pasar. Untuk tahun ini, pengelola memproyeksikan gelombang pengunjung bisa mencapai sekitar 100 ribu orang dalam periode tersebut, menciptakan atmosfer hiruk-pikuk khas persiapan hari raya.

Ritme tahunan seperti ini telah menjadi siklus yang dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan di Pasar Tanah Abang, dari pengelola, pedagang, hingga para pembeli. Penutupan sementara bukan hanya sekadar libur, tetapi bagian dari transisi yang terencana dalam dinamika perdagangan tradisional terbesar di Asia Tenggara ini.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar