Korlantas Polri Berlakukan One Way Presisi Tahap I di Tol Trans Jawa untuk Arus Balik Lebaran

- Jumat, 27 Maret 2026 | 02:50 WIB
Korlantas Polri Berlakukan One Way Presisi Tahap I di Tol Trans Jawa untuk Arus Balik Lebaran

PARADAPOS.COM - Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas One Way Presisi Tahap I pada Jumat (27/3/2026) pagi. Kebijakan satu arah penuh ini diterapkan mulai pukul 09.00 WIB di ruas Tol Trans Jawa dari Brebes menuju Jakarta, sebagai respons atas tingginya volume arus balik pascalebaran yang masih terpantau. Langkah ini diambil setelah koordinasi intensif dan pemantauan real-time dari pusat kendali terintegrasi.

Koordinasi Ketat di Pusat Komando

Pelaksanaan rekayasa lalu lintas skala besar ini tidak dilakukan secara mendadak. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, melaporkan rencana operasi ini langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dari Command Center terintegrasi di KM 29, Jawa Barat, Agus memantau situasi bersama sejumlah pejabat kunci, termasuk Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono, dan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. Kehadiran mereka menegaskan koordinasi lintas lembaga yang solid untuk mengamankan perjalanan pemudik.

Irjen Agus Suryonugroho menegaskan dasar pelaksanaan operasi ini. "Atas perintah Bapak Kapolri, Hari ini Jumat 27 Maret 2026, dilaksanakan One Way Presisi Tahap I mulai pukul 09.00 WIB," ujarnya dari Command Center.

Tahapan Sterilisasi yang Detail

Sebelum arus kendaraan dialirkan satu arah secara penuh, petugas telah melakukan pekerjaan rumit di balik layar. Proses sterilisasi atau pembersihan jalur dari kendaraan yang berlawanan arah dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Metode yang diterapkan sangat sistematis dan presisi, dilakukan secara estafet dari titik KM 70 Cikampek Utama (Cikatama) menuju KM 263 Bulakamba, Brebes.

Fokus utama adalah mengurai titik-titik kemacetan yang kerap muncul di sekitar rest area. Pembukaan jalur satu arah dilakukan secara bertahap, dimulai dengan menguras kepadatan di Rest Area 130B, kemudian dilanjutkan ke titik rawan lainnya.

Irjen Agus menjelaskan kronologi teknisnya dengan rinci. "Pelaksanaan clearance dilanjutkan dari KM 132 ke KM 164 untuk menguras kepadatan di Rest Area 164B. Setelah jalur dinyatakan aman dan sterilisasi mencapai KM 263, One Way Sepenggal Presisi Tahap I resmi dimulai pukul 09.00 WIB," jelasnya.

Fokus pada Titik Rawan dan Komitmen Pengamanan

Strategi manajemen lalu lintas kali ini sangat menitikberatkan pada antisipasi titik perlambatan, khususnya di sepanjang Tol Cipali hingga Brebes. Penutupan akses sodetan di beberapa kilometer tertentu dilakukan secara situasional, berdasarkan kondisi lapangan yang dipantau langsung dari pusat komando. Tujuannya tunggal: menjaga agar arus kendaraan dari Jawa Tengah menuju Jakarta bisa bergerak semulus mungkin.

Operasi ini merupakan bagian dari komitmen pasca-Operasi Ketupat 2026, yang masih akan terus berlangsung. Korlantas Polri menyiagakan personelnya hingga tanggal 29 Maret mendatang, untuk mengawal sisa arus balik yang diperkirakan masih cukup signifikan.

Menutup penjelasannya, Irjen Agus kembali menekankan aspek keselamatan sebagai prioritas tertinggi. "Pengecekan jalur dilakukan secara menyeluruh dari KM 188 Palimanan hingga KM 263 Bulakamba. Kami pastikan jalur aman sebelum one way dibuka penuh demi keselamatan masyarakat," pungkasnya.

Masyarakat pengguna jalan diharapkan tetap mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi dan mematuhi seluruh arahan petugas yang bertugas di lapangan untuk kelancaran perjalanan bersama.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar