PARADAPOS.COM - Ratusan warga Desa Sukarendah, Kabupaten Lebak, memadati kantor desa setempat sejak pagi hari untuk mendapatkan bantuan sembako berupa beras dan minyak goreng. Pembagian yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah fluktuasi harga pangan. Dengan dihadiri ratusan penerima, terutama ibu rumah tangga, proses distribusi berjalan tertib meski antrean sempat mengular hingga ke jalan.
Antusiasme Warga dan Upaya Penertiban
Suasana kantor desa sejak pagi tampak ramai oleh warga yang antusias. Antrean panjang terlihat mengular, dengan sebagian warga tampak berdesakan demi mendapatkan paket bantuan. Untuk memastikan keamanan dan ketertiban, perangkat desa dibantu oleh anggota Babinsa dan TNI turun langsung mengatur jalannya pembagian. Upaya ini membuat proses penyaluran, meski dipadati banyak orang, dapat berjalan relatif lancar.
Isi Bantuan dan Dasar Program
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan minyak goreng kemasan rakyat (Minyakita) sebanyak 4 liter. Bantuan ini merupakan realisasi tahap pertama program bantuan pangan untuk tahun 2026 yang mencakup periode Januari dan Februari, meski baru disalurkan pada akhir Maret. Program ini merupakan implementasi kebijakan ketahanan pangan yang dijalankan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog.
Suara Penerima: "Alhamdulillah Terbantu"
Beberapa warga yang berhasil mendapatkan bantuan mengungkapkan rasa syukurnya. Suheni, salah seorang penerima, mengaku telah mengantre sejak pukul 08.00 WIB.
"Saya antre dari jam 08.00 WIB. Dapat minyak 4 liter dan beras 20 kilogram. Sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Sekarang harga kebutuhan pokok mahal, jadi alhamdulillah terbantu," tuturnya.
Perasaan serupa diungkapkan oleh Wati, warga lainnya yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.
"Alhamdulillah sangat terbantu. Harapannya bantuan seperti ini bisa terus berlanjut," ujarnya.
Jangkauan Distribusi dan Komitmen Aparat
Kepala Desa Sukarendah, Amin, menjelaskan cakupan distribusi di wilayahnya. Dari total 1.673 kepala keluarga dengan jumlah penduduk lebih dari 6.000 jiwa, terdapat 884 keluarga yang tercatat sebagai penerima manfaat.
"Desa Sukarendah mendapat 884 KPM dari total kepala keluarga yang ada. Meskipun hari libur, kami tetap menginstruksikan seluruh aparat desa untuk hadir guna melayani masyarakat dalam pembagian bantuan beras tahap I dan II untuk Januari dan Februari," jelas Amin.
Ia menambahkan bahwa meski bantuan telah disalurkan melalui ketua RT, banyak masyarakat yang tetap datang langsung ke kantor desa untuk proses pengambilan, yang menunjukkan tingginya partisipasi warga.
Artikel Terkait
Dewa United Banten Kukuhkan Puncak Klasemen BCL Asia dengan Kemenangan Kedua
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pimpin Pertemuan Darurat di Islamabad untuk Atasi Eskalasi Konflik Timur Tengah
Arus Balik Lebaran di Tol MBZ Mulai Landai, Lalu Lintas Terkendali
Upaya Diplomasi AS-Iran di Ambang Kegagalan, Rudal Hipersonik Diluncurkan