PARADAPOS.COM - Seorang balita perempuan berhasil dievakuasi dalam kondisi kritis setelah terseret arus banjir di sebuah selokan di Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (10/4/2026). Insiden yang terekam CCTV itu terjadi saat hujan deras melanda wilayah tersebut, memicu luapan air di ruas jalan dan permukiman.
Momen Mencekam di Tengah Hujan Deras
Peristiwa itu berlangsung di Jalan Pramuka, Kelurahan Kertosari. Saat itu, balita bernama Mahiya Aurora bersama kakak dan ibunya, Tantin, sedang berada di sebuah bengkel tambal ban. Sementara sang ibu sibuk dengan urusan bannya, kedua anak itu bermain di dekat selokan yang airnya sudah meluap dan berarus kencang.
Rekaman keamanan dari lokasi memperlihatkan momen yang begitu cepat. Tanpa diduga, kaki kecil Mahiya terpeleset, dan tubuhnya langsung tersedot masuk ke dalam aliran air yang keruh dan deras. Suasana yang awalnya biasa saja berubah menjadi kepanikan dalam sekejap.
Jeritan Histeris dan Aksi Solidaritas Warga
Menyadari putrinya hilang ditelan arus, Tantin langsung berteriak histeris meminta pertolongan. Teriakannya memecah kesibukan dan menarik perhatian warga sekitar yang segera bergerak.
Ali Mustofa, tukang tambal ban yang menjadi saksi mata, menggambarkan kepanikan saat itu. "Ibunya jerit-jerit histeris karena anaknya masuk selokan. Arusnya memang sedang sangat deras karena banjir," tuturnya.
Dengan sigap, sejumlah warga berlari menyusuri selokan, berusaha mencegat pergerakan korban. Perjuangan mereka penuh ketegangan, mengingat kecepatan arus dan jarak yang ditempuh.
Evakuasi Setelah Terseret 100 Meter
Upaya warga akhirnya membuahkan hasil. Sekitar seratus meter dari titik kejadian, tubuh Mahiya Aurora berhasil ditemukan dan diangkat dari dasar selokan. Meski berhasil diselamatkan, kondisi balita itu sangat memprihatinkan.
Yahdi, seorang saksi lain yang turut membantu, menjelaskan, "Warga lari mengejar dan mencegat di bawah. Alhamdulillah ketemu, tapi kondisinya sudah lemas dan sekarat karena terseret cukup jauh."
Korban yang tak sadarkan diri segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Aisyiyah Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Hingga Jumat malam, Mahiya masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD. Tim dokter terus berupaya memulihkan kondisi gadis kecil yang sempat terendam air dalam waktu yang cukup lama.
Kondisi Keluarga dan Imbauan Kewaspadaan
Keluarga korban dilaporkan masih dalam keadaan syok dan terus mendampingi di rumah sakit. Insiden ini menyisakan duka sekaligus pelajaran berharga bagi masyarakat luas.
Berdasarkan laporan dari lapangan, kejadian ini menggarisbawahi pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak-anak, khususnya saat cuaca ekstrem dan potensi banjir mengintai. Bahaya bisa datang dari genangan atau aliran air yang tampaknya biasa, namun memiliki kekuatan yang tak terduga.
Artikel Terkait
BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah
Jadwal Salat 11 April 2026 di DKI Jakarta: Imsak Pukul 04.29 WIB
Netanyahu Tegaskan Serangan ke Hizbullah Lanjut, Buka Jalur Perundingan dengan Lebanon
Guru Besar UIN Jakarta Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Dugaan Penghasutan