PARADAPOS.COM - Yeni Rahmawati, yang lebih dikenal sebagai Boiyen, resmi mengakhiri pernikahannya dengan Rully Anggi Akbar. Pernikahan yang berlangsung singkat itu berakhir dengan gugatan cerai yang diajukan Boiyen, diduga terkait dengan kasus dugaan penipuan investasi yang melibatkan mantan suaminya. Dalam sebuah podcast, Boiyen mengungkapkan alasan di balik keputusan berat tersebut dan bagaimana kehidupannya berjalan pascaperceraian.
Keputusan untuk Berpisah Setelah Usaha Bertahan
Meski pernikahan mereka tergolong baru, Boiyen mengaku sempat berusaha mempertahankan rumah tangganya. Ia berharap Rully bisa berubah. Namun, harapan itu perlahan pupus ketika masalah yang sama, yang diduga berkaitan dengan pola perilaku Rully, terus berulang. Kelelahan secara emosional akhirnya mendorongnya untuk mengambil langkah hukum.
Dalam penjelasannya, Boiyen menyoroti soal tabiat yang sulit diubah. "Kalau sifat manusia kan ada yang namanya tabiat ya. Tabiat itu enggak bisa diubah yah sama siapa pun, yang bisa mengubah adalah diri dia sendiri dan kita enggak bisa maksain," tuturnya. Ia menambahkan, tekanan yang berulang itu membuatnya lelah. "Aku merasa bisa mengubah tetapi dengan seringnya dia ngelakuin itu, aku jadi akhirnya ngerasa capek dan akhirnya ambil keputusan itu (cerai) daripada gila," jelas Boiyen.
Menata Ulang Hidup Pasca 'Badai' Perceraian
Setelah keputusan cerai diambil, fokus Boiyen beralih kepada pemulihan diri. Wanita yang pernah merasakan gejolak rumah tangga itu kini lebih menghargai ketenangan dan keikhlasan. Ia mengakui bahwa hidupnya saat ini terasa lebih damai tanpa konflik yang sebelumnya menguras energi.
"Alhamdulillah lebih tenang sih, karena sekarang lebih tenang dan bisa jadi Boiyen yang sebelumnya yang enggak suka yang ribet-ribet," ungkapnya mengenai kondisi terkininya.
Fokus pada Diri Sendiri dan Spiritualitas
Alih-alih terburu-buru mencari pasangan baru, Boiyen memilih untuk berinvestasi pada perkembangan pribadinya. Prioritasnya kini adalah memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta dan menemukan kebahagiaan dari dalam diri sendiri.
Ia memaparkan pandangan barunya tentang hidup, "Setelah ini aku mau fokus ke diri aku sendiri dan lebih mendekatkan diri sama Allah kali yah. Jadi sekarang mikirnya sebelum kita mencintai orang lain, maka kita harus dahuluin diri sendiri dan mencintai Allah karena yang bikin bahagia itu ternyata diri kita sendiri," ujar Boiyen menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem Meski Masa Pancaroba Telah Dimulai
Imigrasi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Industri dan Pertambangan
TKA SMP Beralih dari Momok Menjadi Alat Ukur Pembelajaran
Transaksi SPPA BEI Melonjak 461% Didorong Fitur Repo