Ibu Mertua Buka Suara: Virgoun dan Lindi Nikah Saat Kandungan 5 Bulan

- Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB
Ibu Mertua Buka Suara: Virgoun dan Lindi Nikah Saat Kandungan 5 Bulan

PARADAPOS.COM - Rumor kehamilan di luar nikah yang membayangi Lindi Fitriyana akhirnya dikonfirmasi kebenarannya. Lindi sendiri telah membagikan foto baby bump bersama suaminya, Virgoun, sementara sang ibu mertua, Eva Manurung, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai kronologi pernikahan putranya yang ternyata digelar setelah Lindi mengandung.

Konfirmasi dari Sang Ibu Mertua

Eva Manurung, yang kerap disapa Mama Eva, secara terbuka membenarkan kabar bahwa menantunya tersebut sedang mengandung. Dalam sebuah penampilannya di televisi, ia dengan lugas mengungkapkan fakta tersebut sekaligus menyampaikan perasaannya yang kompleks sebagai calon nenek.

“Betul (karena sudah berbadan dua). Itu cucu loh. Kalau teman-teman tanya (soal itu) saya selalu bilang ada deh. Sekarang masuk 7 bulan,” ujar Eva Manurung di Pagi Pagi Ambyar Trans TV.

Alasan Pernikahan yang 'Terlambat'

Lebih lanjut, Eva menjelaskan latar belakang pernikahan Virgoun dan Lindi yang sempat tertunda. Ternyata, pesta pernikahan baru dilangsungkan ketika usia kandungan Lindi sudah memasuki bulan kelima. Keputusan ini diambil setelah komunikasi intensif dengan seluruh keluarga.

“(Saat pesta pernikahan usia kandungan Lindi) ya hampir 5 bulan. Jadi gini, kenapa nikahnya agak terlambat. Yaitu, kedua belah pihak minta tanggal, tanggalnya harus di 26,2,26. Jauh sebelumnya sudah ngomong sama saya, mereka excuse me ke saya, bahwa kejadiannya sudah begini, keluarga juga sudah oke, ini semua,” paparnya panjang lebar.

Kekecewaan dan Penerimaan

Di balik kabar gembira menyambut cucu, Eva tak menyembunyikan rasa kecewanya terhadap tindakan putranya. Namun, sebagai seorang ibu, ia memilih untuk melihat sisi positif dan menghargai tanggung jawab yang diambil oleh Virgoun dan Lindi.

“Nggak kamu gugurin juga saya sudah terima kasih. Cucu itu berkat, keluarga bertambah, berkat pun bertambah. Kalau cucu saya lahir, saya mau gendong-gendong nggak bisa di depan orang, sakit hati saya,” tuturnya dengan nada yang terdengar berat, mengisyaratkan dilema batin yang masih tersisa.

Pernyataan Eva Manurung ini memberikan konteks yang lebih manusiawi di balik pemberitaan, menampilkan pergulatan antara norma, tanggung jawab, dan penerimaan dalam sebuah keluarga.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar