PARADAPOS.COM - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan bahwa laga final Liga Champions melawan Arsenal di Stadion Puskas Arena, Budapest, Sabtu malam, akan menjadi pertandingan yang sangat berat. Ia menolak anggapan bahwa timnya menjadi favorit, meskipun musim lalu PSG sukses menghancurkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di partai puncak. Menurut Enrique, kemenangan besar tersebut tidak bisa dijadikan patokan untuk pertandingan nanti.
Final Bukan Soal Favorit, Melainkan Detail Kecil
Dalam pernyataannya yang dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Enrique menekankan bahwa pertandingan final selalu menyimpan dinamika tersendiri. Ia mengingatkan bahwa status sebagai juara bertahan justru bisa menjadi beban jika tidak dikelola dengan baik.
“Di final ini, saya rasa tidak ada favorit. Kita harus memanfaatkan detail-detail kecil dan tetap fokus selama 90 menit penuh,” ungkap Enrique.
Suasana di kamp latihan PSG, menurut pantauan, memang terasa tegang namun penuh antisipasi. Enrique menambahkan bahwa tekanan semacam ini adalah hal yang lumrah.
“Selalu ada banyak ketegangan dan antisipasi seputar pertandingan seperti ini. Kita harus tahu bagaimana menangani momen-momen ini, itu sangat penting,” ujarnya.
Motivasi Juara Bertahan: Lebih Besar dari Sebelumnya
Pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa ambisi untuk mempertahankan gelar jauh lebih besar dibandingkan saat pertama kali meraihnya. PSG, yang kini berstatus juara bertahan Liga Champions musim 2024/2025, ingin mengulangi sukses tersebut.
“Motivasi ini bahkan lebih besar daripada motivasi untuk memenangkan yang pertama. Kami adalah juara bertahan. Besok, saya mengharapkan final Liga Champions yang hebat. Tim yang memainkan sepak bola terbaik akan menang, saya yakin akan hal itu,” kata Enrique.
Ia juga menegaskan bahwa persiapan timnya berjalan lancar. Analisis mendalam terhadap kekuatan Arsenal telah dilakukan, dan fokus latihan diarahkan pada penyempurnaan pola serangan serta pertahanan.
“Kita masih bisa meningkatkan permainan menyerang dan bertahan kita, itulah mengapa kita berlatih. Mengetahui cara menghadapi final selalu berbeda,” jelasnya.
Pesan untuk Para Pemain: Manfaatkan Setiap Momen
Menjelang laga puncak, Enrique memberikan wejangan khusus kepada anak asuhnya. Ia mengingatkan bahwa kesempatan tampil di final Liga Champions tidak datang setiap saat.
“Besok (hari ini), kita perlu memanfaatkan pertandingan seperti ini sebaik mungkin, karena kita tidak pernah tahu kapan kita akan bermain di final Liga Champions lagi,” tuturnya.
Pernyataan itu mencerminkan kewaspadaan sekaligus tekad tinggi dari kubu PSG. Di sisi lain, Arsenal dipastikan juga datang dengan persiapan matang, menjadikan laga ini sebagai duel yang sulit diprediksi hasil akhirnya.
Editor: Reza Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Tokoh Adat Papua Laporkan Dugaan Eksploitasi dalam Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya
Igor Tolic Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Persib Bandung untuk Musim 2026/2027
Warga Korea Selatan Tewas Bersimbah Darah di Tambun Selatan, Polisi Amankan Terduga Pelaku
KPK Kembangkan Kasus Korupsi Bupati Pekalongan, Dalami Aliran Rp19 Miliar ke Keluarga