Menkop Apresiasi KSP Kopdit Obor Mas NTT yang Raup Aset Rp1,5 Triliun dan Jadi Andalan Penyalur KUR

- Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:25 WIB
Menkop Apresiasi KSP Kopdit Obor Mas NTT yang Raup Aset Rp1,5 Triliun dan Jadi Andalan Penyalur KUR
PARADAPOS.COM - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memberikan apresiasi tinggi kepada Koperasi Simpan Pinjam Koperasi Kredit (KSP Kopdit) Obor Mas yang berhasil mencatatkan aset lebih dari Rp1,5 triliun sepanjang tahun 2025. Koperasi asal Nusa Tenggara Timur ini tetap dipercaya pemerintah sebagai salah satu penyalur utama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Apresiasi itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Paripurna XLII Tahun Buku 2025 di Kabupaten Sikka, Sabtu (30/5).

Kunci Keberhasilan: Pelayanan dan Inovasi

Menkop Ferry Juliantono menuturkan, konsistensi dalam pelayanan dan inovasi menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan koperasi ini. Ia menilai, unit bisnis KSP Kopdit Obor Mas terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi anggota serta masyarakat sekitar. “Pada tanggal 12 Juli yang akan datang bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional, kami ingin memberikan penghargaan khusus kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur dan juga pemerintah Provinsi karena koperasi ini membawa nama harum di kancah nasional,” ujar Menkop Ferry dalam sambutannya. Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Literasi dan Pemberdayaan Media Koperasi Widya Ishwara Naraya, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdiyanto, serta Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flouri Rita.

Dorong Ekspansi ke Sektor Riil

Meski kinerja simpan pinjam solid, Menkop Ferry mendorong koperasi kebanggaan nasional ini untuk mulai memperluas kiprah bisnisnya ke sektor riil. Selama ini, pendapatan utama koperasi lebih banyak ditopang dari jasa simpan pinjam. Dengan masuk ke sektor produktif, diharapkan muncul efek berganda (multiplier effect) yang lebih besar bagi anggota dan masyarakat. “Saya mengharapkan KSP Kopdit Obor Mas sudah mulai masuk ke sektor riil, sektor produktif yang bisa mendukung UMKM lokal dan pariwisata,” jelasnya. Menurutnya, optimalisasi usaha di sektor riil juga berpotensi meningkatkan pendapatan dan Sisa Hasil Usaha (SHU) bagi anggota. Berbekal kinerja yang sangat baik, ia optimistis koperasi ini dapat tumbuh lebih besar dan memberikan dampak nyata dengan skala yang lebih luas.

Komitmen Pemerintah dan Program KDKMP

Kemenkop memastikan tetap fokus mendukung dan mendampingi koperasi eksisting, termasuk KSP Kopdit Obor Mas, di tengah upaya akselerasi operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program prioritas Presiden ini diharapkan memperkuat peran koperasi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan. “Pak Presiden ingin mengembalikan arah pembangunan ekonomi kita berdasarkan konstitusi agar sistem ekonomi dan praktek ekonomi kita sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan khususnya Pasal 33,” ungkapnya. Keberadaan KDKMP diyakini mampu mengubah paradigma masyarakat desa dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku utama pembangunan. Dengan demikian, koperasi menjadi instrumen pemerataan ekonomi secara nasional. “Salah satu tanggung jawab besar dari Kementerian Koperasi tidak hanya fokus mengurus KDKMP tetapi kami juga tetap harus membina koperasi yang sudah ada terlebih dahulu termasuk KSP Kopdit Obor Mas dan KSP lainnya,” tambah Menkop Ferry.

Harapan untuk Kepengurusan Baru

Menutup sambutannya, Menkop Ferry berharap pelaksanaan RAT dan pelantikan pengurus baru KSP Kopdit Obor Mas periode 2026-2029 dapat terus menjaga integritas dan profesionalisme. Ia juga berharap peningkatan layanan dapat terus dilakukan seiring dengan dukungan tambahan pembiayaan dari LPDB Koperasi. “Amanah yang diberikan pada anggota merupakan tanggung jawab besar bagi pengurus dan pengawas untuk terus mampu menjaga integritas, profesionalisme serta transparansinya,” katanya.

Kebanggaan dari Kabupaten Sikka

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyatakan, saat ini wilayahnya memiliki sekitar 130 koperasi aktif dan telah berhasil mendirikan 194 KDKMP. Menurutnya, koperasi-koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi rakyat di kawasan timur Indonesia. “Kita patut bangga karena Koperasi-koperasi dari Kabupaten Sikka menjadi perhatian besar secara nasional, KSP Kopdit Obor Mas yang lahir dari semangat sederhana, namun per hari ini mampu berkembang menjadi koperasi dengan lebih dari 150 ribu anggota dan aset lebih dari Rp1,5 triliun,” ujar Juventus. Ia berharap Kabupaten Sikka dapat menjadi salah satu model nasional dalam pengembangan ekonomi koperasi berbasis desa dan komunitas.

Fokus Penguatan Disiplin Anggota

Plt Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas Valerianus Samador melaporkan, RAT kali ini dihadiri oleh 32 perwakilan Kantor Cabang di seluruh NTT. RAT menjadi momentum bagi pengurus untuk mempertanggungjawabkan kinerja tahun 2025 sekaligus mengesahkan struktur kepengurusan baru periode 2026-2029. Saat ini, KSP Kopdit Obor Mas memiliki 162.412 anggota yang tersebar di seluruh wilayah NTT. Total aset yang dikelola mencapai Rp1,52 triliun, menjadikannya salah satu andalan pemerintah dalam penyaluran KUR. “Fokus kami di 2026 ini adalah penguatan disiplin anggota melalui pemberdayaan UMKM dan financial literasi guna mewujudkan koperasi yang aman, sehat, unggul dan berdaya saing tinggi,” pungkas Valerianus Samador.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar