Lima Begal Petugas Damkar Ditangkap Saat Pesta Narkoba di Pluit

- Rabu, 15 April 2026 | 03:50 WIB
Lima Begal Petugas Damkar Ditangkap Saat Pesta Narkoba di Pluit

PARADAPOS.COM - Lima anggota komplotan begal yang menganiaya dan merampas harta seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) di Gambir, Jakarta Pusat, akhirnya berhasil diamankan aparat. Kelima pelaku tersebut ditangkap dalam sebuah penggerebekan di sebuah penginapan di Pluit, Jakarta Utara, pada Senin (13/4) malam, saat mereka sedang berpesta narkoba. Polisi juga masih memburu empat orang lainnya yang diduga terlibat dalam aksi kejahatan yang viral itu.

Penggerebekan di Tengah Pesta Narkoba

Tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat bergerak berdasarkan penyelidikan yang dilakukan pasca-kejadian. Mereka menggerebek sebuah kamar di penginapan yang diduga menjadi tempat persembunyian para pelaku. Dalam rekaman video yang terekam, terlihat petugas mengetuk pintu dan langsung masuk untuk mengamankan para tersangka begitu akses terbuka.

"Jangan bergerak!" teriak salah seorang polisi dalam video yang diterima pada Rabu (15/4/2026).

Para pelaku, yang diduga sedang dalam pengaruh narkoba, sama sekali tidak melawan. Mereka satu per satu langsung diborgol menggunakan kabel ties. Di lokasi juga ditemukan sejumlah perempuan, namun polisi memastikan mereka tidak terlibat dalam pesta narkoba maupun aksi begal.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, mengonfirmasi kondisi para pelaku saat penangkapan. "Mereka party atau kumpul di situ, pakai narkoba," ujarnya.

Roby menambahkan, perempuan-perempuan yang ada di tempat itu hanyalah teman para tersangka. "(Sejumlah wanita) teman tersangka. Tapi mereka tidak ikut (pesta narkoba)," imbuhnya.

Modus dan Peran Masing-masing Pelaku

Aksi kekerasan yang menimpa petugas Damkar Bimo Margo Hutomo (30) itu terjadi pada Kamis (2/4) dini hari di Jalan KH Hasyim Ashari. Korban dikeroyok, ditendang, hingga mengalami luka-luka. Sepeda motor dan telepon genggamnya pun dirampas oleh komplotan tersebut.

Dari hasil penyidikan, polisi mengidentifikasi peran masing-masing dari kelima pelaku yang telah ditangkap, yakni F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan pembagian tugas dalam kelompok tersebut.

"(Peran pelaku) mulai dari menabrak dan memukul korban, mengambil barang milik korban, hingga memantau situasi di sekitar lokasi kejadian," jelas Budi Hermanto pada Selasa (14/4).

Pengejaran terhadap Empat Buronan Lainnya

Meski lima pelaku utama telah diamankan, operasi penyidikan belum berakhir. Polisi menegaskan bahwa masih ada empat orang lainnya yang turut diduga terlibat dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa identitas keempat buronan tersebut telah berhasil dikantongi oleh penyidik. "Kami masih memburu empat orang lainnya yang diduga kuat ikut terlibat dalam pemukulan dan membawa kabur sepeda motor korban. Identitasnya sudah kami kantongi," tegasnya.

Penangkapan ini menunjukkan respons cepat aparat terhadap kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat, sekaligus upaya untuk mengungkap jaringan pelaku secara lebih tuntas.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar