Kebakaran Lahan 60 Hektare di Pelalawan, Tim Manggala Agni Dikerahkan Padamkan Api

- Minggu, 31 Mei 2026 | 10:25 WIB
Kebakaran Lahan 60 Hektare di Pelalawan, Tim Manggala Agni Dikerahkan Padamkan Api
PARADAPOS.COM - Kebakaran lahan seluas sekitar 60 hektare melanda Desa Sokoi, Kabupaten Pelalawan, Riau, sejak akhir pekan lalu. Tim Manggala Agni dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra diterjunkan untuk memadamkan api yang mulai membesar pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengonfirmasi bahwa tim Daerah Operasi (Daops) Rengat telah bergerak sejak sehari sebelumnya untuk menangani situasi di lapangan.

Lokasi Kebakaran dan Luas Area Terdampak

Api melahap lahan kering yang dipenuhi bahan bakar vegetasi di Desa Sokoi. Ferdian menyebutkan estimasi luas area yang terbakar mencapai 60 hektare. Kondisi ini diperparah oleh cuaca panas yang membuat material di permukaan tanah sangat mudah terbakar. Tim pemadam harus bekerja ekstra karena titik api tersebar di beberapa sisi. "Penanganan pada hari pertama masih belum menunjukkan hasil yang signifikan, mengingat bahan bakar yang kering sangat melimpah di lokasi. Estimasi luas area yang terbakar mencapai 60 hektare," ujar Ferdian dalam keterangan resmi yang diterima di Pekanbaru, Minggu, 31 Mei 2026.

Strategi Pemadaman di Lapangan

Setelah tiba pada Sabtu dini hari, Manggala Agni Daops Rengat langsung memulai operasi. Ferdian menjelaskan bahwa tim membagi personel menjadi dua kelompok untuk memadamkan kepala api di sisi selatan dan sayap api di area lainnya. Meskipun kepala api di selatan sudah berhasil dibendung, kepulan asap masih terlihat jelas dari kejauhan. "Pada pagi hari ini, tim masih terus memfokuskan upaya pemadaman sejak Manggala Agni Daops Rengat tiba pada Sabtu (30 Mei) dini hari dan langsung memulai operasi di lapangan," jelasnya. Keputusan memusatkan upaya di Desa Sokoi dinilai tepat setelah pemantauan udara menunjukkan kebakaran cukup luas dengan asap tebal. Tim terus bergerak menyisir titik-titik panas yang tersisa.

Perkembangan di Wilayah Lain

Sementara itu, di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, kondisi mulai membaik. Tim pemadam darat dari Manggala Agni Daops Pekanbaru telah melakukan penyerangan selama empat hari berturut-turut. Dukungan dari satu unit helikopter water bombing satuan tugas udara turut mempercepat proses pendinginan lahan. "Upaya ini didukung oleh satu unit helikopter water bombing dari satuan tugas udara. Kondisi angin yang tidak terlalu kencang turut membantu sehingga mempermudah proses pemadaman. Saat ini, kegiatan pemadaman masih berlanjut," ungkap Ferdian. Di Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, progres pemadaman juga menunjukkan hasil signifikan. Pada minggu ini, petugas melanjutkan upaya pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik asap yang tersisa di lokasi tersebut.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar