PARADAPOS.COM - Sebanyak 991 guru ngaji di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, kini mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program dari PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JAR). Inisiatif ini mencakup pendaftaran para penerima manfaat ke dalam BPJS Ketenagakerjaan dengan dua jenis perlindungan utama: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas jaring pengaman sosial bagi pekerja rentan di sektor nonformal.
Latar Belakang dan Tujuan Program
Direktur Keuangan PT Jhonlin Agro Raya, Temmy Iskandar, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kepedulian terhadap peran vital para guru ngaji dalam masyarakat. Menurutnya, profesi ini memikul tanggung jawab besar dalam membentuk moral dan karakter generasi muda, namun seringkali luput dari perhatian dalam hal perlindungan sosial.
"Guru ngaji memiliki tanggung jawab besar terhadap pendidikan moral dan agama, tetapi kerap tidak memiliki perlindungan sosial. Kami ingin mereka merasa aman saat menjalankan tugas," ujar Temmy.
Ia menambahkan, keberadaan jaminan sosial menjadi faktor krusial untuk memberikan rasa aman, terutama bagi pekerja di sektor nonformal yang umumnya memiliki akses terbatas terhadap skema perlindungan kerja formal. Program ini, lanjutnya, tidak hanya bersifat karitatif, melainkan juga merupakan bagian integral dari strategi tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan.
Dampak yang Diharapkan
Dengan adanya jaminan ini, perusahaan berharap para guru ngaji dapat menjalankan aktivitas mengajar dengan lebih tenang dan fokus. Mereka tidak lagi dihantui oleh risiko finansial yang mungkin timbul akibat kecelakaan kerja atau musibah kematian saat menjalankan tugas. Langkah ini dinilai sebagai bentuk pengakuan konkret terhadap kontribusi mereka dalam pembangunan sumber daya manusia di tingkat akar rumput.
Editor: Reza Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Dua Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah, Ratusan Lainnya Jalani Perawatan Medis
Kulit Kering Jadi Biang Kerok Riasan Cakey, Jangan Lewatkan Pelembap Sebelum Pakai Compact Powder
Digitalisasi Data Bansos Capai 80 Persen, Kemensos Libatkan BPKP Kawal Akurasi Penyaluran
Revitalisasi Pasar Santa Rampung, Pedagang Rasakan Lonjakan Pengunjung Setiap Hari