PARADAPOS.COM - GT World Challenge Asia 2026 akan kembali mengguncang Mandalika International Circuit pada 1-3 Mei 2026, menjadi bagian dari Mandalika Festival of Speed. Kejuaraan balap mobil kategori GT3 ini mempertemukan tim dan pembalap profesional dari berbagai negara, dengan format single class yang telah digunakan sejak 2024. Sebanyak 22 mobil GT3 siap berlaga, dengan pembalap diklasifikasikan ke dalam kategori Platinum, Gold, Silver, dan Bronze berdasarkan level pengalaman dan profesionalisme.
Persaingan Semakin Ketat di Kelas Tunggal
Sejak mengadopsi format single class GT3 pada 2024, kompetisi ini menjadi semakin sengit. Tidak ada lagi pembagian kelas yang longgar—setiap tim dan pembalap harus beradu kemampuan secara langsung di lintasan. Mandalika, dengan karakter sirkuitnya yang unik, menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.
Pembalap Kelas Dunia Siap Unjuk Gigi
Ajang ini akan dimeriahkan oleh sejumlah pembalap internasional ternama. Jules Gounon, pembalap pabrikan Mercedes-AMG dan juara berbagai ajang GT dunia, akan turun bersama Raffaele Marciello, mantan juara GT World Challenge dan pembalap top GT3 global. Nick Foster, yang berpengalaman di GT dan Porsche Carrera Cup Asia, juga masuk dalam daftar starter.
Dari Indonesia, beberapa nama turut ambil bagian, antara lain Sean Gelael, Setiawan Santoso, dan Andres Pato. Kehadiran mereka menambah warna persaingan di tengah dominasi pembalap asing.
Pertarungan Merek Otomotif Ternama
GT World Challenge Asia 2026 menyuguhkan persaingan sengit antar merek otomotif dunia. Porsche, BMW, Mercedes-AMG, Ferrari, Lamborghini, Audi, dan Nissan masing-masing membawa line-up kompetitif di kelas GT3.
Porsche menjadi pabrikan dengan jumlah entri terbanyak melalui model 911 GT3 R. Mobil ini diturunkan oleh sejumlah tim seperti Origine Motorsport, Porsche Center Okazaki, Phantom Global Racing, AMAC Motorsport, dan Absolute Racing, dengan berbagai kombinasi pembalap di kelas Pro-Am hingga Am.
BMW meramaikan persaingan melalui model M4 GT3 yang diperkuat Team Studie dan Team KRC. Sementara Mercedes-AMG mengandalkan GT3 Evo melalui Climax Racing dan Craft-Bamboo Racing, dengan line-up di kategori Am dan Silver-Am.
Ferrari 488 GT3 Evo hadir melalui beberapa tim, termasuk 33R Harmony Racing dan Garage 75, yang diperkuat Sean Gelael. Winhere Harmony Racing juga menurunkan dua line-up di kelas Pro-Am dan Silver.
Lamborghini Huracan GT3 Evo turut berpartisipasi melalui Absolute Racing di kelas Silver. Audi R8 LMS GT3 Evo II diperkuat oleh Audi Sport Asia Team Phantom melalui dua line-up di kategori Pro-Am dan Silver, termasuk kombinasi pembalap Andres Pato bersama rekan setimnya.
Melengkapi persaingan, Nissan GT-R Nismo GT3 hadir melalui Team 5ZIGEN yang akan turun di kategori Silver. Dengan jumlah peserta yang lebih selektif, grid GT World Challenge Asia 2026 tetap kompetitif.
Optimisme Penyelenggara
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria optimistis event ini akan menyuguhkan persaingan balap yang sengit, tontonan tingkat dunia, serta pengalaman sport tourism berkelas internasional.
“Penyelenggaraan tahun ini akan tetap menghadirkan kualitas kompetisi yang tinggi. Mandalika memiliki karakter sirkuit yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi tim serta pembalap internasional,” ujar Priandhi Satria.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kemenimipas Kirim 365 Pegawai Nakal ke Nusakambangan untuk Pembinaan Mental
Pergeseran Pola Belanja Digital: Konsumen Indonesia Kini Utamakan Kualitas dan Keaslian Produk, Penjualan Skincare Premium di Lazada Melonjak Hampir 50 Persen
Israel Cegat Armada Bantuan Kemanusiaan Menuju Gaza di Perairan Internasional, Aktivis Kecam Pelanggaran Hukum Laut
Empat Tentara Didakwa di Pengadilan Militer atas Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS