PARADAPOS.COM - Kebakaran melanda area pergudangan di kawasan industri Cikupa Mas, Jalan Telaga Mas Raya, Desa Telaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu, 14 Juni 2026, sekitar pukul 15.10 WIB. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kobaran api masih dalam penyelidikan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun satu orang dilaporkan mengalami luka bakar.
Penyebab Masih Misterius
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyampaikan keterangan terbatas saat ditemui di lokasi kejadian. Ia menegaskan bahwa timnya masih fokus pada proses pemadaman.
"Untuk saat ini belum dapat dipastikan atau belum dapat diketahui (penyebab kebakaran), karena masih dalam pemadaman," ujarnya, Minggu, 14 Juni 2026.
Taufik memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Proses pendinginan di titik-titik yang diduga masih menyisakan bara api pun terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Kendala di Lapangan Saat Pemadaman
Komandan Pleton (Danton) Damkar Kabupaten Tangerang, Amirudin, menambahkan bahwa pihaknya baru berhasil menjinakkan si jago merah setelah berjibaku selama tiga jam. Meski api sudah padam, proses pendinginan masih berlangsung hingga saat ini.
"Penyebab (kebakaran) kita koordinasi dengan pihak kepolisian," jelasnya.
Amirudin mengungkapkan, angin kencang yang bertiup di lokasi menjadi faktor utama yang membuat api dengan cepat merambat. Akibatnya, enam gudang milik tiga perusahaan berbeda di kawasan tersebut ikut terbakar.
"Dari keterangan pelapor, terbakar gudang pipa, karet rambut, dan plastik," ungkap Amirudin.
Selain angin kencang, petugas juga menghadapi kendala lain berupa minimnya sumber air serta material bangunan dan barang yang mudah terbakar, yang membuat upaya pemadaman semakin berat.
Korban dan Upaya Penanganan
Meskipun tidak ada korban jiwa, Amirudin memastikan bahwa satu orang mengalami luka bakar. Korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis.
"Saat ini korban luka bakar satu orang, di lengan tangan kanan," kata Amirudin.
Untuk menaklukkan kobaran api yang melahap enam gudang tersebut, sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Tangerang dikerahkan. Bantuan juga datang dari kawasan industri setempat yang menyiagakan dua unit mobil damkar. Total, sekitar 50 personel diterjunkan ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke bangunan lainnya.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Swedia vs Tunisia di Laga Perdana Grup F Piala Dunia 2026: Ujian Ketajaman Isak-Gyokeres Lawan Tembok Pertahanan Afrika
BPBD Lumajang Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Usai Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas
Pemuda Garut Jadi Korban Penipuan Lowongan ABK Cumi di Muara Angke, Berakhir Damai
Ribuan Peserta Ikuti Ujian Online Beasiswa OSC 2026, Hasil Ditentukan Skor Tertinggi dan Waktu Tercepat