BPBD DKI Tetapkan Siaga 1 Banjir di Pintu Air Angke Hulu, TMA Capai 350 Cm

- Selasa, 05 Mei 2026 | 00:25 WIB
BPBD DKI Tetapkan Siaga 1 Banjir di Pintu Air Angke Hulu, TMA Capai 350 Cm
PARADAPOS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menetapkan status Siaga 1 atau bahaya di Pos Pantau Pintu Air Angke Hulu pada Selasa, 5 Mei 2026, dini hari. Penetapan ini menyusul kenaikan tinggi muka air (TMA) yang mencapai 350 sentimeter, memicu imbauan waspada bagi masyarakat di sekitar bantaran sungai. Kondisi ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi di wilayah hulu sejak Senin petang, dan air diperkirakan akan mencapai Pintu Air Cengkareng Drain dalam tiga jam ke depan.

Kenaikan Air Secara Bertahap Sejak Senin Sore

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, pukul 00.00 WIB, TMA di Pos Angke Hulu tercatat 350 cm. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dari pantauan empat jam sebelumnya. Pada pukul 20.00 WIB, Senin, 4 Mei 2026, ketinggian air masih berada di level 320 cm. Kronologi kenaikan air tercatat mulai pukul 17.00 WIB dengan TMA 220 cm (Siaga 3). Kondisi terus merangkak naik ke angka 280 cm pada pukul 18.00 WIB (Siaga 2). Kemudian, mencapai 295 cm pada pukul 19.00 WIB saat wilayah setempat diguyur gerimis, hingga akhirnya menyentuh level bahaya pada pukul 20.00 WIB.

Wilayah yang Perlu Waspada dan Imbauan Antisipasi

Pihak berwenang meminta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk segera melakukan langkah antisipasi mandiri. Tujuannya jelas: menghindari kerugian materiil maupun korban jiwa akibat luapan air. Sejumlah wilayah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara diprediksi akan dilalui aliran sungai tersebut. Di antaranya, Kembangan Selatan, Duri Kosambi, Rawa Buaya, dan Kembangan Utara. Selain itu, wilayah Kedaung Kaliangke, Cengkareng Timur, Kapuk, Kapuk Muara, serta Kamal Muara diminta meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap potensi banjir.

Status Pintu Air Lain di Jakarta

Hingga pukul 00.00 WIB, kondisi pintu air lainnya di Jakarta juga menunjukkan variasi status. Pos Pasar Ikan berada pada level Siaga 2 dengan TMA 233 cm. Sementara itu, Pos Manggarai (775 cm), Karet (510 cm), Pesanggrahan (180 cm), dan Sunter Hulu (180 cm) terpantau berada pada status Waspada atau Siaga 3.

Dampak Banjir Sebelumnya di Jakarta Selatan dan Barat

Sebelumnya, curah hujan tinggi yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin, 4 Mei 2026, telah memicu banjir di 55 rukun tetangga (RT) serta tiga ruas jalan utama. Wilayah yang terdampak meliputi Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Luapan air dilaporkan merendam pemukiman warga dengan ketinggian bervariasi. Mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter pada titik terdalam. Jakarta Selatan menjadi wilayah terdampak paling signifikan dengan total 51 RT yang tergenang. Di dalamnya, Kelurahan Petogogan mencatatkan jumlah titik banjir terbanyak, mencapai 37 RT. Selain area pemukiman, akses transportasi juga terganggu. Genangan setinggi 30 hingga 70 sentimeter terpantau di beberapa lokasi strategis, seperti Jalan Swadarma, Jalan Ciledug Raya, dan kolong Tol Jorr Meruya Utara.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar