Penjaga Keamanan Pasar di Aceh Berangkat Haji 2026 Usai Nabung dari Beternak Lembu

- Kamis, 14 Mei 2026 | 20:50 WIB
Penjaga Keamanan Pasar di Aceh Berangkat Haji 2026 Usai Nabung dari Beternak Lembu
PARADAPOS.COM - Seorang pria berusia 58 tahun asal Gayo Lues, Aceh, yang sebelumnya dikenal sebagai penjaga keamanan pasar dan terminal dengan karakter keras, akhirnya berangkat ke Tanah Suci sebagai jemaah calon haji pada musim haji 2026. Iskandar, yang akrab disapa Agon, tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 8 Embarkasi Aceh. Perjalanan spiritualnya menjadi sorotan karena ia berhasil mengubah hidup dari dunia jalanan menuju panggilan Baitullah, berbekal pesan terakhir mendiang putranya yang wafat di usia 12 tahun.

Transformasi Hidup dari Penjaga Keamanan ke Tamu Allah

Agon bukanlah sosok yang hidup bergelimang harta. Sehari-hari, ia hanya mengandalkan kerja serabutan tanpa penghasilan tetap. Namun, titik balik kehidupannya bermula dari sebuah peristiwa pilu yang menggetarkan jiwanya. Sang putra, yang merupakan santri Tahfiz Al-Quran, meninggal dunia saat masih berusia belasan tahun. Sebelum berpulang, anak tersebut menitipkan pesan yang mengubah haluan hidup Agon. "Di situlah saya terpanggil untuk menunaikan ibadah haji walaupun bagaimana caranya, karena anak saya pernah berpesan 'kalau ayah punya duit usahakan menabung'," ujar Agon pada Kamis, 14 Mei 2026.

Strategi Beternak Lembu untuk Menabung Biaya Haji

Tanpa modal besar, Agon memilih jalan yang tidak biasa. Ia memutuskan untuk beternak lembu sebagai cara mengumpulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Polanya sederhana namun penuh ketekunan: membeli bibit anak lembu, membesarkannya dengan sabar, lalu menjualnya kembali untuk ditabung. Baginya, berangkat haji bukanlah hak eksklusif orang kaya. Ia meyakini bahwa panggilan Allah bisa datang kepada siapa saja yang memiliki niat dan usaha yang sungguh-sungguh. "Kita harus yakin dan percaya, rezeki itu Tuhan yang menentukan. Bukan harus rumah besar atau mobil banyak. Kalau Allah memanggil kita, kita akan tetap terpanggil," tegasnya.

Pesan untuk Generasi Muda

Kini, di usianya yang ke-58, mimpi Agon untuk menjadi tamu Allah akhirnya terwujud. Ia berpesan kepada generasi muda agar tidak mudah menyerah pada keadaan dan terus bekerja keras demi impian mulia. Perjalanannya dari seorang penjaga keamanan pasar hingga tiba di bandara embarkasi menjadi bukti bahwa keteguhan hati bisa mengubah takdir.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar