PARADAPOS.COM - Petugas gabungan dari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur membubarkan sekelompok pemuda yang diduga akan menggelar balap liar di Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu (17/5/2026) dini hari. Dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 04.19 WIB itu, lima orang beserta sepeda motor mereka diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penindakan ini berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas mencolok di lokasi rawan tersebut.
Kronologi Pembubaran di Jalan Pemuda
Sesaat setelah menerima informasi dari masyarakat, tim patroli langsung bergerak menuju titik yang dilaporkan. Ketika tiba di lokasi, petugas mendapati sejumlah pemuda sudah berkumpul dengan beberapa unit sepeda motor di pinggir jalan. Suasana di kawasan itu, yang biasanya sepi di jam-jam menjelang subuh, mendadak ramai oleh kerumunan dan suara knalpot.
Tanpa membuang waktu, petugas langsung melakukan pendekatan dan pemeriksaan. Kelima pemuda yang diamankan tidak bisa mengelak saat dimintai keterangan. Mereka kemudian digiring beserta kendaraannya untuk diserahkan ke kepolisian wilayah setempat. Proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut pun dilakukan di sana.
"Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan mengamankan lima pemuda beserta kendaraan mereka sebelum diserahkan ke pihak kepolisian wilayah untuk pendataan lebih lanjut," ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto dalam keterangannya, Minggu (17/5).
Patroli Ditingkatkan di Titik Rawan
Pasca-pembubaran tersebut, polisi memastikan akan terus menggencarkan patroli, terutama di titik-titik yang kerap dijadikan ajang balap liar maupun tawuran. Langkah ini diambil untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
Henik menegaskan bahwa segala bentuk kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum akan ditindak tegas. Menurutnya, aksi balap liar bukan sekadar mengusik ketenangan warga, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan lain dan para pelaku itu sendiri.
"Balap liar ini bukan hanya mengganggu warga, tetapi juga membahayakan pengguna jalan dan pelakunya sendiri. Karena itu patroli rutin terus kami tingkatkan, terutama pada jam-jam rawan menjelang pagi," ujarnya.
Penyisiran dan Imbauan untuk Warga
Selain membubarkan kerumunan, personel gabungan juga menyisir sejumlah kawasan lain yang dinilai rawan gangguan kamtibmas di Jakarta Timur. Kegiatan ini dilakukan secara mobile untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas serupa yang terlewatkan.
Polri pun mengimbau partisipasi aktif masyarakat. Warga diminta untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan, seperti tawuran atau aksi balap liar. Laporan bisa disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110 agar petugas bisa segera turun ke lapangan.
"Polri turut mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan, tawuran, maupun aksi balap liar melalui layanan Call Center Polri 110 sehingga dapat segera ditindaklanjuti petugas," ucapnya.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Suami Cekik Istri hingga Tewas di Pagar Alam karena Tersinggung Status WhatsApp
Presiden Prabowo Minta PT Pindad Rancang Mobil Khusus agar Bisa Salami Warga Tanpa Berdiri di Sunroof
MK: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Keppres IKN Terbit, DPR Ingatkan Risiko ‘Kota Hantu’
BPBD Bangka Belitung Imbau Nelayan Tak Melaut Akibat Cuaca Ekstrem El Nino hingga Awal Juni