PARADAPOS.COM - PSIM Yogyakarta bersiap menjamu Madura United dalam laga kandang terakhir mereka di pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (17/5/2026) malam WIB. PSIM datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Malut United 2-0 di laga sebelumnya, sementara Madura United dalam tekanan usai tumbang 1-3 di markas Bhayangkara FC.
Modal Positif Laskar Mataram
Kemenangan tandang atas Malut United pekan lalu menjadi suntikan moral yang signifikan bagi skuad asuhan Franco Ramos. Dalam pertandingan tersebut, PSIM menunjukkan permainan disiplin dan efektif yang berbuah tiga poin berharga. Kini, mereka bertekad memanfaatkan dukungan suporter sendiri untuk mengamankan hasil positif di kandang.
Madura United dalam Tekanan
Di kubu lawan, Madura United tengah dalam situasi kurang menguntungkan. Kekalahan dari Bhayangkara FC membuat posisi mereka di klasemen semakin genting. Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerap itu kini berada dalam tekanan besar untuk segera bangkit, terutama demi mengamankan tempat di kompetisi musim depan.
Rekor Pertemuan dan Motivasi Tambahan
Catatan pertemuan musim ini menjadi salah satu senjata psikologis bagi PSIM. Pada putaran pertama, mereka sukses mencuri kemenangan telak 3-0 di kandang Madura United pada 10 Januari 2026. Hasil tersebut tentu menjadi motivasi tambahan bagi Franco Ramos dan kawan-kawan untuk kembali meraih poin penuh di hadapan publik sendiri.
Duel Papan Tengah dan Bawah yang Krusial
Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang berada di papan tengah dan bawah klasemen. Meski secara peringkat tidak berada di puncak, laga ini diprediksi berjalan sengit. Kedua tim saling sikut untuk memperebutkan poin maksimal yang sangat menentukan nasib mereka di sisa musim.
Prediksi Pertandingan
Dengan modal kemenangan di laga sebelumnya dan rekor positif atas Madura United, PSIM diyakini akan tampil percaya diri. Namun, tekanan yang dialami Madura United justru bisa menjadi bumerang atau justru memicu kebangkitan mereka. Pertarungan di lini tengah diprediksi menjadi kunci, mengingat kedua tim memiliki lini serang yang cukup tajam. Atmosfer Stadion Sultan Agung yang dipenuhi suporter tuan rumah dipastikan akan menjadi faktor pembeda.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
ZeroGPT Luncurkan Alat Hapus Latar Belakang Foto Gratis Tanpa Registrasi
Tren ‘Weekend Reset’ Jadi Rutinitas Baru Pekerja untuk Kurangi Stres dan Sambut Senin dengan Lebih Produktif
SaveTWT Hadir sebagai Alat Unduh Video dan GIF dari X Tanpa Aplikasi Tambahan, Gratis hingga Resolusi 4K
Menteri Transmigrasi: Kekayaan Alam Indonesia Lebih Dulu Dikuasai Asing