BGN Buka Hotline SAGI 127 untuk Laporan Dugaan Penipuan Program Makan Bergizi Gratis

- Minggu, 17 Mei 2026 | 10:01 WIB
BGN Buka Hotline SAGI 127 untuk Laporan Dugaan Penipuan Program Makan Bergizi Gratis
PARADAPOS.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) resmi membuka akses pengaduan masyarakat melalui hotline SAGI 127 untuk memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil menyusul maraknya dugaan penipuan yang mengatasnamakan pengurusan dan penjualan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, mengimbau warga untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi pungutan liar atau oknum yang mengaku sebagai pejabat BGN.

Hotline SAGI 127: Saluran Pengaduan Masyarakat

Menurut Sony Sonjaya, hotline SAGI 127 dirancang agar masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan. Laporan yang diterima tidak terbatas pada dugaan penipuan, tetapi juga mencakup pungutan liar dan pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat BGN atau pemerintah dalam proses pengajuan lokasi SPPG. “Laporan masyarakat sangat penting agar dugaan praktik penipuan ini dapat segera ditindaklanjuti dan tidak menimbulkan korban lebih banyak,” ujar Sony Sonjaya. Masyarakat dapat menyampaikan informasi, bukti percakapan, dokumen, hingga penawaran jasa pengurusan atau percepatan verifikasi lokasi SPPG yang dilakukan secara tidak resmi melalui hotline tersebut.

Proses Resmi Tanpa Biaya

BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi lokasi dalam Program Makan Bergizi Gratis dilaksanakan sesuai mekanisme resmi tanpa pungutan biaya. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan jalur cepat, bantuan kelulusan, atau jasa pengurusan tertentu dengan imbalan uang. “Apabila ada yang mengaku bisa mempermudah proses dengan meminta biaya atau mengatasnamakan pejabat tertentu, segera laporkan melalui hotline SAGI 127,” tegasnya.

Penanganan Hukum

Sony menambahkan bahwa setiap laporan yang masuk akan dikoordinasikan bersama aparat penegak hukum. Saat ini, sedikitnya tiga perkara dugaan penipuan terkait penjualan titik lokasi dan jasa pengurusan SPPG tengah diproses di sejumlah daerah.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler